Dinkop UM Gelar Pelatihan Membuat Makanan Khas Nganjuk
Syahrul Andry Wahyudi• Senin, 25 Agustus 2025 | 19:32 WIB
ANTUSIAS: Kepala Dinkop UM Cuk Widiyanto dampingi peserta pelatihan.
NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Dinkop UM) Kabupaten Nganjuk ikut menanggulangi kemiskinan ekstrem di Kota Angin. Salah satu caranya adalah dengan menggelar pelatihan memasak. Yang istimewa, pelatihan ini berfokus pada pembuatan makanan khas Nganjuk.
Pelatihan ini diikuti sebanyak 15 orang peserta. Kegiatan berlangsung dua hari. Yaitu, Rabu (20/8) dan Kamis (21/8) di aula Balai Desa/Kecamatan Loceret. Kepala Dinkop UM Kabupaten Nganjuk Cuk Widiyanto mengatakan, pelatihan ini diikuti peserta yang namanya masuk dalam data yang mengalami kemiskinan ekstrem. Adapun tujuan pelatihan adalah peserta dapat terinspirasi sehingga berinovasi dengan membuka usaha berupa kuliner khas Nganjuk. "Insya Allah semoga upaya ini membuahkan hasil. Kemiskinan ekstrem di Nganjuk berkurang. Makanan khas semakin banyak yang menjajakan," ujar Cuk Widiyanto.
BERBAGI ILMU: Ketua TP PKK S. Wahyuni memotivasi peserta pelatihan.
Turut hadir di sela-sela pelatihan, Ketua TP PKK Kabupaten Nganjuk S. Wahyuni Marhaen Djumadi. Istri Bupati Marhaen ini hadir memotivasi, melatih, dan memasak langsung di hadapan peserta pelatihan.
Apalagi, Bu Yuni -sapaan akrab S Wahyuni- pernah menyabet predikat juara pertama lomba memasak tingkat provinsi. Sehingga, kemampuannya dalam memasak tidak perlu diragukan. Kehadiran Bu Yuni juga turut disambut antusias peserta.
BERMANFAAT: Kepala Dinkop UM Cuk Widiyanto foto bersama peserta pelatihan membuat makanan khas Nganjuk.
Untuk diketahui, pelatihan memasak ini dilaksanakan oleh Bidang Pemberdayaan dan Pengembangan Usaha Mikro Dinkop UM Kabupaten Nganjuk. Tahun ini, rencananya kegiatan serupa akan berlangsung di empat kecamatan. Hingga pertengahan tahun ini, kegiatan telah dilaksanakan di dua kecamatan, yakni wilayah Rejoso dan Loceret. (ik3/adv/tyo)