Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Ekonomi & Bisnis Lifestyle Seni & Budaya Opini Khazanah Video

Kasus Balita Sukabumi Meninggal, Obat Cacing di Nganjuk Diburu Warga hingga Nyaris Ludes

Habibah Anisa M. • Selasa, 26 Agustus 2025 | 13:15 WIB

 

LARIS MANIS: Selvi, pemilik apotek menunjukkan obat caning yang laris manis setelah Raya viral.
LARIS MANIS: Selvi, pemilik apotek menunjukkan obat caning yang laris manis setelah Raya viral.

NGANJUK, JP Radar ­Nganjuk - Obat cacing laris manis di wilayah Kabupaten Nganjuk. Penjualan obat cacing ini mengalami peningkatan setelah viralnya Raya balita asal Sukabumi yang diduga meninggal diduga karena cacingan. Hal ini diungkapkan oleh Selvi, pemilik Apotek Sinar Agung. “Biasanya dalam satu bulan ini hanya terjual satu aja,” terang Selvi kepada wartawan Jawa Pos Radar Nganjuk.

Perempuan yang kini berusia 48 tahun ini menjelaskan bahwa setelah viralnya kasus Raya, langsung banyak yang mencari obat cacing. Di apotek tempatnya sendiri obat cacing ada empat jenis.

Ada Combantrin Pirantel Pamoat untuk dewasa, Combantrin Pirantel Pamoat untuk anak-anak, Obat Cacing U3 Piperazine Citrate 1500, dan Konvermex. “Kebanyakan membeli untuk anaknya,” imbuhnya. 

Di apotek yang berlokasi di Jalan Diponegoro, Desa Mangundikaran, Kecamatan Nganjuk combantrin pirantel pamoat untuk dewasa terjual lima. Combantrin pirantel pamoat untuk anak-anak ketersediaan empat kini hanya tersisa satu. Obat Cacing U3 Piperazine Citrate 1500 terjual empat renteng. Dimana satu rentengnya ini berisi 12. 

Hal yang sama juga terjadi di Apotek Sumber Anom. Di apotek yang berada di Jalan Ahmad Yani, Desa Warujayeng, Kecamatan Tanjunganom ini sampai kehabisan obat cacing. Dari semua ketersediaan obat cacing yang berada disana, hanya tersisa combantrin sirup. 

Untuk diketahui bahwa di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat terdapat kejadian seorang anak balita berusia tiga tahun meninggal karena tubuhnya dipenuhi cacing. Raya meninggal diduga karena mengalami infeksi askariasis atau penyakit akibat cacing gelang. Setelah mencuatnya kejadian ini, penjualan obat cacing mengalami peningkatan. (ara/tyo)

Editor : Jauhar Yohanis