Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya Video

DPRD Nganjuk Kebut Bahas PAK APBD 2025 Hingga Malam Hari

Karen Wibi • Rabu, 27 Agustus 2025 | 13:30 WIB

Photo
Photo
NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Badan Anggaran DPRD Kabupaten Nganjuk berusaha keras agar perubahan anggaran keuangan (PAK) Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Nganjuk 2025 tidak molor. Untuk itu, banggar mengajak Tim Anggaran Pemkab Nganjuk membahas PAK APBD 2025 secara maraton. Mulai pagi hingga malam hari, pembahasan dilakukan di gedung DPRD. “Saat ini kami percepat untuk pembahasan raperda,” ujar Ketua DPRD Kabupaten Nganjuk Tatit Heru Tjahjono kepada wartawan koran ini.

Tatit menyebut, hari ini (27/8), pembahasan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) harus rampung. Berkas untuk memulai pembahasan raperda artinya sudah bisa dilakukan.

Sesuai prosedur, setelah KUA PPAS disetujui, pembahasan raperda PAK APBD 2025 sudah bisa dilakukan. Yaitu mulai besok (28/8). “Akan kami kebut. Awal September mulai efektif melakukan pembahasan Raperda perubahan APBD 2025,” tambahnya.

Menurut Tatit, PAK APBD 2025 adalah poin penting dalam pembangunan Kabupaten Nganjuk. Oleh karena itu, DPRD Nganjuk akan berusaha keras untuk merampungkan PAK dengan cepat. Harapannya Raperda PAK APBD 2025 dapat segera rampung pada September.

kutipan
kutipan

Lebih lanjut, Tatit juga berharap proses review dari Gubernur Jawa Timur (Jatim) segera rampung. Dengan begitu, raperda dapat segera disahkan menjadi perda. Sehingga, proses realisasi anggaran dapat segera dilakukan. “Semoga semuanya lancar dan anggaran dapat digunakan,” tandasnya.

Lalu bagaimana dengan waktu penyerapan yang hanya sekitar  2,5 bulan? Menanggapi pertanyaan itu, Tatit menyebut waktu tersebut dapat dimanfaatkan untuk penyerapan anggaran secara maksimal.

Salah satu alasannya karena organisasi perangkat daerah (OPD) di Kabupaten Nganjuk sudah melakukan pemetaan terhadap pos anggaran. “Semoga penyerapan dapat dimaksimalkan dan tidak ada anggaran yang mengendap,” harapnya.

Sementara itu, salah satu kepala OPD mengaku pembahasan PAK APBD Nganjuk tahun 2025 harus dilakukan pagi hingga malam hari karena waktu yang mepet. Bahkan, pihaknya tidak bisa mengubah rencana anggaran yang telah disusun kepala OPD lama. "Tidak bisa diubah karena waktunya sudah mepet," ujarnya.

Untuk itu, mau tidak mau, kepala OPD baru ini harus menjalankan program yang disusun kepala OPD lama. "Tidak bisa apa-apa karena waktunya memang tidak ada," ujarnya. (wib/tyo)

Editor : Miko
#kua #apbd #pemkab nganjuk #nganjuk #Perubahan Anggaran Keuangan #Anggaran Pendapatan Belanja Daerah #pak