Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya Video

Raup Rp 415 Juta dari Lelang 8 Mobil Dinas, Pemkab Nganjuk Tambah PAD

Novanda Nirwana • Rabu, 27 Agustus 2025 | 14:00 WIB

TIDAK LAKU: Kendaraan operasional milik pemkab yang dilelang tersisa tiga unit. Delapan mobil laku Rp 415 juta.
TIDAK LAKU: Kendaraan operasional milik pemkab yang dilelang tersisa tiga unit. Delapan mobil laku Rp 415 juta.

NGANJUK, JP Radar ­Nganjuk– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nganjuk melalui Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) berhasil meraup ratusan juta rupiah. Uang tersebut berasal dari lelang delapan kendaraan dinas. “Total hasil lelang terakhir Rp 415 juta,” ujar Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Nganjuk Dyah Puspita Rini melalui Kabid Pengelolaan Barang Milik Daerah Samsul Hadi kemarin. 

Angka tersebut melebihi dari target awal. Karena saat melelang 11 kendaraan dinas, BPKAD hanya mematok harga dasar Rp 357 juta. Namun, peserta lelang menawar kendaraan operasional yang tidak terpakai itu di atas harga dasar.

Sehingga, uang yang didapat jauh di atas Rp 357 juta. Padahal, yang laku hanya delapan kendaraan dinas. “Masih ada tiga kendaraan dinas yang tidak laku,” imbuh Samsul. 

Baca Juga: PAK APBD 2025 Terancam Molor

Menurut Samsul, BPKAD melakukan lelang kendaraan dinas yang tidak terpakai setiap tahun. Hal itu untuk efisiensi dan mengoptimalkan pengelolaan aset pemerintah. Uang ratusan juta hasil lelang tersebut langsung masuk ke kas daerah. Sehingga, menjadi salah satu sumber pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Nganjuk. 

Lebih jauh, Samsul mengatakan, untuk proses lelang kendaraan dinas dilakukan oleh Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Madiun. Lelang dilaksanakan secara online. Sehingga, siapa saja yang tertarik dengan kendaraan dinas yang dilelang bisa mengikuti lelang tersebut. 

Untuk penentuan harga dasar dan pemenang, Samsul menjelaskan, KPKNL Madiun yang menentukan. BPKAD hanya menerima saja uang hasil lelang. “Untuk kendaraan yang tidak laku akan dilelang lagi,” ujarnya. 

Baca Juga: DPRD Nganjuk Dukung Program Nasional, Kompak Wujudkan Kemajuan Bangsa

Sementara itu, berdasarkan pengamatan wartawan koran ini, ada tiga kendaraan dinas yang tidak laku di lelang tersebut. Yaitu, ambulans, truk, dan mobil Suzuki Carry. Mobil tersebut masih terparkir di halaman belakang kantor BPKAD Nganjuk, Jalan Brantas, Kelurahan Werungotok, Kecamatan Nganjuk. Kondisi tiga kendaraan tersebut tidak layak pakai. Cat kendaraan sudah mengelupas dan sudah berkarat. (nov/tyo)

Editor : Miko
#pad #pemkab nganjuk #mobil dinas #BPKAD #lelang #raup cuan #kendaraan