Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya Video

Make Up Menor Jadi Senjata Dancer Karnaval untuk Tarik Saweran

Novanda Nirwana • Kamis, 28 Agustus 2025 | 01:05 WIB

FULL MAKE UP: Dancer saat tampil di karnaval Desa Drenges, Kertosono. Mereka selalu make up menor untuk menarik perhatian.
FULL MAKE UP: Dancer saat tampil di karnaval Desa Drenges, Kertosono. Mereka selalu make up menor untuk menarik perhatian.

Senjata Dancer Karnaval Bikin Penonton Puas

NGANJUK, JP Radar ­Nganjuk- Dancer karnaval tidak hanya mengandalkan jogetan. Sebelum tampil, mayoritas dancer karnaval akan ke salon. Mereka akan make up wajah hingga menata rambut. 

Anggun, 18, dancer asal Nganjuk, mengaku selalu dandan di salon sebelum tampil. Karena dia tidak bisa dandan sendiri. Setiap kali ada job, ia terpaksa harus ke salon. “Kalau make up itu saya serahkan ke salon. Kalau saya make up sendiri malah tidak pede,” ungkapnya.

Otomatis, cewek SMK ini harus merogoh koceknya. Honor dari penyewa atau pemberi job disisihkan untuk bayar make up.

Menurut Anggun, make up adalah kunci utama agar bisa percaya diri di depan penonton.  “Kalau tampil tanpa make up, rasanya kurang. Karena penonton kan melihat kita dari penampilan dulu,” tambahnya.

Baca Juga: Dancer Karnaval, Hanya Modal Pokoke Joget!

Selain make up, urusan kostum juga menjadi perhatian tersendiri. Untungnya, kostum biasanya sudah disediakan panitia atau penyelenggara karnaval. Dengan begitu, Anggun tak perlu pusing menambah modal lagi.  “Saya biasanya hanya menyiapkan celana dan sepatu yang cocok buat ngedance. Jadi tinggal menyesuaikan dengan baju yang dipilih panitia,” jelasnya.

Namun, meski terlihat sederhana, memilih celana dan sepatu pun bukan perkara mudah. Menurut Anggun, kenyamanan jadi syarat utama. Sebab, jalur karnaval bisa memakan waktu berjam-jam.  “Harus pintar pilih sepatu yang nyaman tapi tetap cocok sama kostum,” ungkapnya.

Baca Juga: Saweran Dancer di Karnaval Bisa Tembus Rp 5 Juta

Dengan modal yang dikeluarkan untuk make up dan perlengkapan pribadi, Anggun mengaku sebagian honornya sebagai dancer memang langsung habis untuk kebutuhan penampilan. Meski begitu, ia tidak mengeluh. 

Baginya, tampil keren dan menarik di depan ribuan penonton adalah bagian dari tanggung jawab profesional. Selain menarik saweran dari penonton. “Mau nggak mau memang harus begitu. Supaya yang nonton puas dan kita juga bisa tampil pede,” pungkasnya. (nov/tyo)

Editor : Miko
#sound #berita nganjuk hari ini #make up #nganjuk #menor #karnaval #dancer #Horeg