Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya Video

Pemkab Nganjuk Gelar Sunat Massal

Novanda Nirwana • Jumat, 29 Agustus 2025 | 13:30 WIB

SEMARAK: Bupati Marhaen Djumadi berangkatkan anak yang akan dikhitan keliling pendapa.
SEMARAK: Bupati Marhaen Djumadi berangkatkan anak yang akan dikhitan keliling pendapa.

Bupati Marhaen: Akan Jadikan Agenda Rutin

NGANJUK, JP Radar Nganjuk - Pemkab Nganjuk menggelar Sunat Massal di Pendapa KRT Sosrokoesoemo Pemkab Nganjuk. Kegiatan dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia pada Kamis (28/8).

Kegiatan perdana yang dilaksanakan di pendapa ini disambut antusias warga. Dari kuota awal 250 anak, jumlah peserta melonjak hingga 352 anak. 

Pantauan wartawan koran ini, ratusan anak yang hendak disunat diarak terlebih dahulu mengelilingi pendapa. Mereka diarak dengan naik becak dan didampingi oleh Ketua TP PKK Kabupaten Nganjuk S. Wahyuni Marhaen. Suasana penuh keceriaan anak-anak bercampur dengan antusiasme orang tua yang mendampingi.

Baca Juga: Bupati Marhaen Djumadi Ajak Warga Nganjuk Sukseskan Survei Integritas KPK 2025

Tidak hanya gratis, kegiatan ini juga menghadirkan layanan kesehatan, bingkisan menarik, hingga teknologi khitan laser modern yang lebih cepat proses penyembuhannya. “Semua sudah melalui proses screening kesehatan lebih dulu. Jadi anak-anak yang ikut benar-benar siap,” ujar Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi.

Menurut Kang Marhaen, Sunat Massal ini murni hasil kerja sama banyak pihak tanpa menggunakan anggaran daerah. “Acara ini non-APBD. Semua pihak bergotong royong, termasuk donatur yang ikut membantu. Karena itu kami sampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung,” ucapnya.

Sunat Massal akan jadi agenda rutin.
Sunat Massal akan jadi agenda rutin.

Lebih jauh, Kang Marhaen menekankan bahwa acara ini juga sarat makna filosofis. Ia menyebut ada tiga aspek yang menjadi pertimbangan: keagamaan, kenegaraan, dan tradisi Jawa. “Kami pilih Kamis Pahing supaya sesuai pakem Jawa.

Dari sisi agama jelas penting, dari sisi kenegaraan ini juga rangkaian Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia. Harapannya anak-anak yang berkhitan memiliki semangat 45 dan sukses dunia akhirat,” paparnya.

Sebagai simbol doa keselamatan, panitia menyiapkan tumpeng dan jenang sengkolo yang dibagikan kepada masyarakat. Menariknya, peserta tidak hanya datang dari wilayah Kabupaten Nganjuk. Ada pula yang berasal dari Jombang, Sidoarjo, Malang, bahkan Madura. Hal ini menunjukkan daya tarik tersendiri dari gelaran perdana sunat massal di Nganjuk.

Baca Juga: Kepala OPD Baru Sulit Berinovasi?

Anak-anak yang ikut juga pulang dengan wajah ceria karena selain dikhitan modern dengan metode laser, mereka juga mendapat bingkisan. “Pendapa ini rumah rakyat. Maka kami ingin berbagi kebahagiaan di sini,” tambahnya. 

Ke depan, jika antusiasme masyarakat dan dukungan donatur terus tinggi, acara tersebut akan menjadi agenda tahunan. “Kalau masyarakat antusias maka Sunat Massal akan kami jadikan agenda tahunan,” ujar Kang Marhaen. (nov/tyo)

Editor : Miko
#Ketua TP PKK #Berita Hari Ini #S Wahyuni Marhaen #Sunat Masal #marhaen #nganjuk #bupati