Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang di Kabupaten Nganjuk harus bekerja lebih keras untuk melakukan perawatan dan perbaikan jalan. Sebab tidak hanya satu lokasi saja yang kondisinya banyak yang mengalami kerusakan. Tidak hanya begelombang, namun juga berlubang. Bahkan bagian aspalnya sudah hilang. Hal inilah yang menjadi salah satu penyebab kecelakaan lalu lintas.
Dari keterangan yang didapatkan oleh wartawan Jawa Pos Radar Nganjuk, salah satu jalan rusak tersebut berada di Jalan Raya Loceret. Tepatnya berada di Dusun Darungan, Desa Gondean, Kecamatan Loceret. “Saya kecelakaan di jalan karena melewati jalan yang diuruki tanah jadi tidak rata dan becek,” terang Izza Fauzatul Kubro.
Remaja yang kini berusia 17 tahun ini mengalami kecelakaan di Jalan Raya Loceret tersebut ketika sedang perjalanan pulang dari mengaji. Kejadian itu terjadi pada 22 Juni lalu sekitar pukul 16.30 WIB. Pada saat itu ia berjalan dengan pelan karena di depannya ada kendaraan lain. Namun tetap saja mengalami kecelakaan.
Karena kecelakaan tersebut membuat siswa kelas 12 ini luka dibagian lutut, dan tidak bisa berjalan selama satu minggu. “Setelah kejadian itu saya sempat trauma waktu melewati jalan itu,” imbuhnya.
Fuza bercerita bahwa kondisi jalan tersebut sudah lama mengalami kerusakan.Dimana kerusakan tersebut jalan yang bergelombang dan berlubang. Parahnya lubang ini menyebar di sepanjang jalan. Bahkan ketika kendaraan truk yang melintas di jalan tersebut selalu oleng. “Selain saya, di jalan ini memang sering terjadi kecelakaan,” kata Fuza.
Meski sering terjadi kecelakaan tunggal karena kondisi jalan. Namun hingga saat ini masih belum ada tanda-tanda dilakukan perbaikan. Fuza berharap jalan tersebut agar cepat diperbaiki.
Hal sama juga dirasakan oleh Zikka Azzahra. Setiap hari untuk berangkat sekolah pelajar berusia 17 tahun ini harus melewati jalan yang kondisinya dikatakan tidak layak. “Saya berangkat lewat Jalan Sudirman di Desa Genjeng, Kecamatan Loceret rusak selain bergelombang dan lubang. Setiap lewat sana saya mesti terasa oleng,” kata Zikka.
Jalan Sudirman yang tepatnya di Desa Genjeng, Kecamatan Loceret mengalami kerusakan. Rusaknya berupa bergelombang. Saat melewati jalan tersebut Zikka terasa seperti akan oleng. “Sepengetahuan saya pernah dilakukan perbaikan berupa beton namun tidak semuanya,” imbuhnya.
Perbaikan ini dilakukan sekitar tahun 2022, namun tidak semuanya. Dimana yang diperbaiki hanya sekitar 350 meter. Dan yang lainya masih dalam kondisi rusak. Jalan rusak ini sejak ada proyek truk sekitar 2023.
Di wilayah tersebut sering terjadi kecelakaan tunggal. Ada kendaraan yang tersenggol truk yang menghindari jalan rusak yang berupa gundukan tanah. Waktu itu, dia sedang perjalanan ke sekolah dari rumah. (ara/tyo)
Editor : Miko