Nganjuk – Suasana Lingkungan Gambirejo, Kelurahan Warujayeng, Kecamatan Tanjunganom, mendadak gempar. Seekor ular jali dengan panjang sekitar tiga meter muncul di plafon rumah milik Muhammad Rudiansyah, Senin (1/8).
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Nganjuk, Imam Ashari, membenarkan kejadian tersebut. “Kami menerima laporan dari pemilik rumah bahwa ada ular bersembunyi di atas plafon,” jelasnya.
Petugas langsung meluncur ke lokasi sekitar pukul 11.00 WIB. Dengan perlengkapan khusus, termasuk tongkat penjepit ular, tim melakukan evakuasi. “Alat ini mempermudah proses penangkapan ular berukuran besar tersebut,” tambah Imam.
Baca Juga: Rumah Eko Patrio di Tanjunganom Tertutup Rapat
Meski posisi ular tidak terlalu menyulitkan, proses evakuasi tetap dilakukan dengan hati-hati. Kurang dari satu jam, ular berhasil diamankan dan kemudian dibawa ke Pos Damkar Tanjunganom.
Dari berbagai referensi, ular jali atau Ptyas korros dikenal tidak berbisa. Namun, gigitannya bisa menimbulkan rasa sakit karena giginya cukup tajam. Menariknya, ular jenis ini justru bermanfaat bagi manusia karena membantu mengendalikan populasi tikus dan hama di area persawahan.
Baca Juga: Puluhan Siswa Antusias Mengikuti Perlombaan Tradisional
Warga diimbau untuk tidak mencoba menangkap atau mengganggu ular jali jika bertemu di sekitar rumah. Pasalnya, ular bisa bersikap agresif saat merasa terancam.
Editor : Jauhar Yohanis