NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Tenaga honorer dengan status R2, R3, dan R4 harap-harap cemas. Karena besok (6/9) adalah hari pengumuman untuk alokasi kebutuhan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) Republik Indonesia (RI).
Plt Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Nganjuk Agus Heri Widodo mengatakan, sesuai jadwal, tanggal 6 September adalah hari pengumuman untuk alokasi kebutuhan.“Sesuai jadwal, tanggal 6 September adalah pengumuman untuk alokasi kebutuhan PPPK paruh waktu dari BKN RI,” ujarnya kepada wartawan koran ini.
Baca Juga: Hari Penetapan PPPK Paruh Waktu, Honorer R2-R4 di Nganjuk Gelisah
Agus menjelaskan, tanggal 6 September menjadi momen penting bagi tenaga honorer dengan status R2, R3, dan R4. Karena tanggal tersebut menjadi pengumuman akhir tentang nasib mereka. Apakah tenaga honorer tersebut menjadi PPPK paruh waktu atau tidak.
Namun di sisi lain, penetapan kebutuhan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) belum keluar hingga siang kemarin (4/9). “Hingga saat ini (kemarin pukul 11.30 WIB, Red) belum ada pengumuman tentang penetapan kebutuhan,” tambahnya.
Padahal penetapan kebutuhan juga menjadi bagian penting dari proses rekrutmen PPPK paruh waktu. Karena pengumuman penetapan kebutuhan dapat memberi gambaran tentang berapa jumlah honorer yang akan menjadi PPPK paruh waktu.
Karena diketahui sebelumnya, menurut informasi terakhir, hanya tenaga honorer R2 dan R3 yang mendapat prioritas untuk diangkat. Sedangkan tenaga honorer R4 masih menunggu informasi selanjutnya. “Tenaga honorer R2 dan R3 yang mendapat prioritas untuk diangkat,” imbuhnya.
Baca Juga: Pemkab Nganjuk Tak Usulkan Honorer R5 Jadi PPPK Paruh Waktu, Ini Alasannya
Sementara itu, seperti diberitakan sebelumnya, BKPSDM Nganjuk mengusulkan ribuan nama tenaga honorer yang akan diangkat menjadi PPPK paruh waktu. Totalnya mencapai 2.250 tenaga honorer. Untuk R2 dan R3 sebanyak 983 orang dan R4 sebanyak 1.267 orang.
Sesuai rapat yang pernah dilakukan bersama KemenPAN-RB, tenaga honorer dengan status R2 dan R3 akan menjadi prioritas. Sedangkan R4 baru akan diangkat setelah seluruh tenaga honorer R2 dan R3 diangkat. (wib/tyo)
Editor : Miko