NGANJUK, JP Radar Nganjuk -Meski musim kemarau biasanya menekan risiko serangan hama dan penyakit, kenyataannya tanaman padi di Kabupaten Nganjuk tetap tak luput dari ancaman. Beberapa petani mengeluhkan padinya diserang hama lembing yang membuat daun mengering dan batang kehilangan nutrisi.
Suradi, petani asal Kelurahan Kramat, Kecamatan Nganjuk, mendapati lahan padinya seluas 200 ru terserang hama. Ia mengenali gejalanya dari warna daun yang berubah kecokelatan. “Kalau terkena lembing, daun terlihat coklat,” ujarnya kepada Jawa Pos Radar Nganjuk.
Baca Juga: Pelajar Antusias Ikut School Contest XVII
Segera setelah itu, ia melakukan penyemprotan insektisida selama sepekan. Hasilnya, sebagian besar tanaman kembali subur. “Ini lembing yang sudah mati,” kata Suradi sembari menunjukkan hama yang ia cabut dari batang padi.
Kasus serupa dialami Naryo, 66 tahun. Padi miliknya seluas 350 ru diserang lembing sebulan setelah tanam. Daun pucuk berubah kemerahan seperti terbakar. Ia pun terpaksa menghabiskan tiga botol pembasmi hama karena penyemprotan agak terlambat.
Baca Juga: Satpol PP Segel Kos Jam-Jaman Mesum
Menurut Fadlin Nuryani, Kepala Bidang Produksi dan Perizinan Dinas Pertanian Nganjuk, hama lembing bisa menyerang semua fase pertumbuhan padi. Serangannya membuat batang tak mampu menyalurkan nutrisi sehingga tanaman kerdil dan panen terancam gagal.
“Petani harus waspada. Begitu melihat tanda-tanda serangan, segera lakukan tindakan agar tidak meluas,” katanya.
Editor : Jauhar Yohanis