Pengumuman PPPK Paruh Waktu Pemkab Nganjuk Keluar Malam ini?
Karen Wibi• Rabu, 10 September 2025 | 22:47 WIB
pengumuman pppk keluar?
Honorer Bingung Waktu Pengisian DRH Tersisa 4 Hari
NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Pengumuman Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu di lingkungan Pemkab Nganjuk kemungkinan besar bisa dilihat besok (11/9). Karena hari ini (10/9) sekitar pukul 11.00 WIB, Plt Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Nganjuk Agus Heri Widodo memastikan Kabupaten Nganjuk masuk dalam daftar pemda yang diumumkan PPPK paruh waktu pada 10 September 2025. “Mungkin Rabu (10/9) sore ini atau nanti malam pengumuman dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) Republik Indonesia,” ujar Agus.
Sayangnya, Agus tidak bisa memastikan pukul berapa pengumuman akan dilakukan. Namun hingga kemarin (10/9) pukul 11.30 WIB, belum ada pengumuman resmi dari BKN RI maupun BKPSDM Kabupaten Nganjuk.
Nantinya, setelah ada pengumuman, para tenaga honorer yang termasuk dalam alokasi kebutuhan dapat segera menyiapkan berkas.
Karena mereka harus segera melakukan pengisian daftar riwayat hidup (DRH).
Lalu bagaimana dengan tenaga honorer yang tidak termasuk ke dalam alokasi kebutuhan? Menanggapi pertanyaan itu, Agus belum bisa memastikan. Dia menyebut masih menunggu arahan dari BKN RI. Yang jelas, BKPSDM Nganjuk telah mengusulkan 2.250 honorer R2, R3, dan R4 menjadi PPPK paruh waktu.
Sementara itu, NU, salah satu tenaga honorer berharap dapat segera melihat pengumuman dari BKN RI atau BKPSDM Nganjuk. Karena jika diterima, dia dapat segera mengurus berkas untuk pengisian DRH. Karena waktunya sangat mepet. Hanya sampai 15 September mendatang. Artinya, hanya tersisa empat hari. “Belum dipotong libur Sabtu dan Minggu,” imbuhnya.
NU mengatakan, informasi dari sesama tenaga honorer yang diangkat menjadi PPPK, dokumen yang disiapkan sangat banyak. Ada dua dokumen yang tidak bisa selesai dalam hitungan menit. Yaitu, Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) dari kepolisian dan Medical Check Up (MCU) serta bebas Napza dari rumah sakit milik pemerintah. “MCU itu juga butuh biaya yang banyak. Saya harus utang dulu ke tetangga,” ujarnya.
Honorer yang sudah bertahun-tahun mengabdi berharap, BKPSDM segera mengumumkan. Sehingga, pengisian DRH bisa segera dilakukan. “Mudah-mudahan juga pengisian DRH diperpanjang karena pengumumannya molor seperti ini,” ungkapnya.
Perlu diketahui, BKPSDM Nganjuk mengusulkan ribuan nama tenaga honorer yang akan diangkat menjadi PPPK paruh waktu. Totalnya mencapai 2.250 tenaga honorer. Untuk R2 dan R3 sebanyak 983 orang dan R4 sebanyak 1.267 orang. Sayangnya, pengumuman alokasi PPPK paruh waktu untuk Pemkab Nganjuk tergolong lambat. Karena beberapa daerah sudah mendapatkan pengumuman dari BKN, seperti Pemerintah Kota Kediri, Pemkab Madiun, dan Pemkab Bangka Selatan. (wib/tyo)