Berita Seputar Nganjuk Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya

Ramai-Ramai Olahraga di Gelora Bung Sumardji

Habibah Anisa M. • Senin, 15 September 2025 | 22:00 WIB
Lapangan Batembat atau yang dikenal dengan Gelora Bung Sumardji selalu ramai pengunjung
Lapangan Batembat atau yang dikenal dengan Gelora Bung Sumardji selalu ramai pengunjung

NGANJUK, JP Radar Nganjuk - Lapangan Batembat atau yang dikenal dengan Gelora Bung Sumardji selalu ramai pengunjung. Lapangan yang berlokasi di Desa Batembat, Kecamatan Pace selalu dipadati warga untuk berolahraga. Jalan, lari, atau sepak bola. “Setiap hari pasti banyak yang olahraga di sini. Hari libur ataupun hari biasa,” terang Cahyo, salah satu tukang parkir di Lapangan Batembat.

Kepada wartawan Jawa Pos Radar Nganjuk, Cahyo mengatakan, jika hari biasa pengunjung yang datang untuk olahraga lari ada yang pagi atau sore hari. Sedangkan, untuk yang menyewa lapangan untuk sepak bola tergantung kapan menyewa lapangan. “Yang tentu kalau malam hari di sini tidak ada yang olahraga, karena belum ada fasilitas penerangan,” imbuhnya.

Dari pengamatan yang dilakukan, pukul 16.00 WIB pengunjung Lapangan Batembat sudah terlihat ramai. Namun menuju Magrib, jumlah pengunjung malah semakin banyak. Mulai anak-anak, remaja hingga orang dewasa terlihat memadati area lapangan. Terutama untuk jogging track.

Jogging track di Lapangan Batembat ini luasnya diperkirakan 400 meter. Meski lapangan tersebut dikelola oleh pemerintah desa setempat, namun kondisinya sangat terawat. Hal tersebut yang membuat pengunjung berdatangan lagi untuk melakukan olahraga lari disana. “Di Nganjuk masih beberapa lapangan yang punya jogging track seperti ini,” ujar Kumala, salah satu pengunjung.

Perempuan berusia 25 tahun ini mengaku suka olahraga lari di sana, sebab ia hanya perlu membayar parkir sepeda motor. Selain itu, kondisi jogging tracknya yang sangat mulus.

Sebagai pemula, adanya jogging track di Lapangan Batembat ini sangat membantu apalagi baginya yang rumahnya jauh dari pusat Kabupaten Nganjuk. “Katanya di Bendungan Semantok juga bagus, tapi kalau buat olahraga rutin terlalu jauh lokasinya,” kata perempuan asal Kecamatan Pace ini.

Lapangan Batembat ini tidak hanya menyenangkan bagi penggemar olahraga. Namun juga penjual makanan disana. Dengan banyaknya pengunjung yang berolahraga, sangat membuat penjual makanan.
“Alhamdulillah kalau ramai dalam satu hari pernah dapat Rp 500 ribu,” kata Rusli, salah satu pedagang bakso. Pendapatan tersebut kebetulan pada saat itu ada uji coba pertandingan. Namun, jika di hari biasa mentok saat ramai sekitar Rp 300 ribu. (ara/tyo)

Editor : Miko
#pace #lapangan #olahraga #nganjuk #Gelora