Disperta Beri Pelatihan Budidaya Tembakau di Gondang. Jadi Solusi untuk Sawah yang Diserang Tikus
Karen Wibi• Rabu, 17 September 2025 | 23:28 WIB
MANFAATKAN DBHCHT 2025: Dinas Pertanian Kabupaetn Nganjuk menggelar pelatihan budidaya tembakau di Poktan Marsudi Tani.
NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Dinas Pertanian (Disperta) Kabupaten Nganjuk menggelar Kegiatan Pelaksanaan Penyuluhan Pertanian Sub Kegiatan Pengembangan Kapasitas Kelembagaan Petani di Kecamatan dan Desa Tahun 2025. Kegiatan tersebut berupa pelatihan budidaya tanaman tembakau di Desa Sumberagung, Kecamatan Gondang.
Kepala Disperta Kabupaten Nganjuk Ida Shobihatin menjelaskan, kegiatan yang dilakukan oleh dinas pertanian dikemas dalam pelatihan budidaya tembakau. Tujuannya untuk meningkatkan keterampilan petani di Desa Sumberagung. “Pelatihan ditujukan agar petani memiliki kemampuan menanam tanaman tembakau,” ujarnya kepada wartawan koran ini.
Ida menjelaskan, mayoritas petani di Desa Sumberagung menanam tanaman kedelai hitam. Namun beberapa waktu terakhir, banyak petani yang gagal panen. Penyebabnya, tikus yang menyerang tanaman mereka.
Petani langsung praktik di sawah.
Untuk mengatasi masalah itu, Disperta Nganjuk memberi keterampilan petani untuk menanam tembakau. Alasan pertama karena tikus tidak menyukai tanaman tembakau. Selain itu, tanaman tembakau memiliki nilai ekonomis yang tinggi. “Saat tikus menyerang, petani bisa mengganti tanaman yang ditanam dengan tembakau,” imbuhnya.
Ida berharap petani di Desa Sumberagung dapat memanfaatkan pelatihan yang diberikan Disperta Nganjuk. Dengan itu, para petani dapat melawan serangan tikus. Alhasil para petani tidak harus mengalami kerugian karena gagal panen.
Lebih lanjut, Ida menjelaskan, pelatihan dilakukan selama tujuh hari. Pelatihan yang diikuti oleh 25 petani itu membahas banyak hal. Mulai dari proses penanaman mulai dari penyemaian hingga panen. Selain itu, para petani juga dibekali dengan proses pembuatan pupuk organik. (wib/adv/tyo)