Berita Seputar Nganjuk Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya

4 Stasiun Tak Layani Penumpang

Karen Wibi • Senin, 29 September 2025 | 22:00 WIB

SPOT SELFIE: Stasiun Sukomoro tidak melayani calon penumpang karena tidak ada kereta api yang berhenti di sana. Warga Kabupaten Nganjuk dan sekitarnya sering selfie di Stasiun Sukomoro
SPOT SELFIE: Stasiun Sukomoro tidak melayani calon penumpang karena tidak ada kereta api yang berhenti di sana. Warga Kabupaten Nganjuk dan sekitarnya sering selfie di Stasiun Sukomoro

Sukomoro dan Baron Menjadi Tempat Selfie

NGANJUK, JP Radar ­Nganjuk- Kabupaten Nganjuk memiliki banyak stasiun yang melintas dari Kecamatan Kertosono hingga Wilangan. Namun, hanya dua stasiun yang beroperasi secara penuh. Yaitu Stasiun Kertosono dan Stasiun Nganjuk.

Sedangkan sisanya, yaitu Stasiun Baron, Sukomoro, Bagor, dan Wilangan tidak beroperasi secara penuh. Bahkan Stasiun Wilangan sudah ditutup sejak beberapa tahun lalu.

Manajer Humas PT KAI Daop 7 Madiun Rokhmad Makin Zainul mengatakan, di Nganjuk, hanya Stasiun Kertosono dan Stasiun Nganjuk yang beroperasi secara penuh. Sedangkan sisanya tidak.

Rokhmad menjelaskan, beberapa alasan mengapa hanya dua stasiun yang beroperasi di Kabupaten Nganjuk. Alasan utamanya terkait jumlah penumpang yang naik dan turun. Beberapa tahun lalu, Stasiun Kertosono hingga Wilangan dibuka secara normal. Ada penumpang yang turun dan naik.

Namun seiring berjalannya waktu, hanya Stasiun Kertosono dan Nganjuk yang lebih banyak dikunjungi. Sedangkan sisanya jumlah penumpang terus menurun. Untuk menekan biaya operasional dan mempersingkat waktu perjalanan, kereta yang melalui Kabupaten Nganjuk akhirnya hanya berhenti di Stasiun Kertosono dan Nganjuk. “Mayoritas kereta yang lewat di Nganjuk itu kereta antar kota. Mereka adalah kereta cepat. Jadi tidak bisa banyak berhenti di banyak stasiun,” tandasnya.

Meski sudah tidak beroperasi sepenuhnya, PT KAI tidak menutup kemungkinan stasiun yang ada di Baron, Sukomoro, Bagor, dan Wilangan bisa dibuka kembali secara normal. Namun dengan catatan ada kereta yang berhenti di lokasi-lokasi tersebut.

Namun jika melihat kondisi saat ini, besar kemungkinan kereta yang lewat di stasiun-stasiun tersebut adalah kereta lokal. Dengan jarak tempuh yang pendek. “Stasiun-stasiun tersebut bisa saja digunakan di kemudian hari,” tandasnya.

Lebih lanjut, meski tidak beroperasi penuh, stasiun-stasiun tersebut juga masih terus dirawat. Kecuali Stasiun Wilangan yang memang sudah ditutup lokal. Karena memang, ada kemungkinan stasiun tersebut bisa digunakan di kemudian hari.

Justru, menurut Rokhmad, Stasiun Baron dan Sukomoro memiliki fungsi tambahan lain. Yaitu untuk digunakan berswafoto oleh masyarakat sekitar. “Bangunan Stasiun Baron dan Sukomoro itu bagus,” pungkasnya. (wib/tyo)

Editor : Karen Wibi
#sukomoro #stasiun #baron #Tidak Beroperasi #nganjuk #kereta api