Disperindag dan UPMS Dorong IKM Batik Nganjuk Naik Kelas
Syahrul Andry Wahyudi• Selasa, 30 September 2025 | 18:28 WIB
NAIK KELAS: Rektor UPMS Dr Vera Septi Andrini dan Kepala Disperindag Sri Handariningsih foto bersama peserta.
Gelar Pelatihan Intensif Membatik selama Seminggu
NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Nganjuk bersama Universitas PGRI Mpu Sindok menggelar kegiatan pemberdayaan industri kecil dan menengah (IKM) melalui pelatihan membatik, kemarin. Tujuan kegiatan tersebut adalah agar para pelaku IKM batik di Kota Angin naik kelas.
Untuk diketahui, kegiatan itu dilaksanakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) UPMS bersama Disperingag Kabupaten Nganjuk. Acara berlangsung selama sepekan. Sejak kemarin hingga berakhir pada Sabtu (4/10).
Pembukaan acara berlangsung di Front One Ratu Hotel Nganjuk. Ketua Dewan Kreativitas Nasional Daerah (Dekranasda) Nganjuk S. Wahyuni Marhaen Djumadi yang membuka kegiatan itu. Dalam sambutannya, istri Bupati Marhaen ini mendukung kegiatan tersebut. Dengan tujuan batik Nganjuk semakin dikenal. “Semoga batik Nganjuk menjadi primadona di daerahnya sendiri,” ujar Bu Yuni.
Sementara itu,Kepala Disperindag Kabupaten Nganjuk Sri Handariningsih menambahkan, peserta pelatihan sebanyak 16 orang. Mereka adalah para pelaku IKM batik Nganjuk. Usai materi tatap muka sehari, selanjutnya pelatihan berlangsung di CV Adikarya, Dusun Bulu, Desa Putren, Sukomoro. “Kami dorong peningkatan keterampilan teknis membatik, penerapan konsep industri pewarnaan kreatif, dan meningkatnya kesejahteraan. Serta, menjadikan batik komoditas dan produk unggulan,” ungkapnya.
Terpisah, Rektor UPMS Dr Vera Septi Andrini mengatakan, kegiatan tersebut sejalan dengan salah satu misi perguruan tinggi. Yaitu pengabdian masyarakat.
Selain itu, juga menjadi upaya pelestarikan budaya dan meningkatkan teknik keterampilan membatik. Kemudian, mewujudkan sentra batik lokal agar bisa semakin dikenal. Serta, menumbuhkan aspek ekonomi dan sosial masyarakat.
Pada materi tatap muka, UPMS dan disperindag mengundang beberapa narasumber. Antara lain Yussi Martha selaku desainer Islamic Fashion Institute Surabaya. Kemudian dari Balai Besar Kerajinan dan Batik Yogyakarta. Serta, dr. Widhi Nastiti Trihandy, Wakil Ketua Dekranasda Nganjuk. (ik3/adv/tyo)