NGANJUK, JP Radar Nganjuk - Ada yang menarik di peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 TNI kemarin (5/10). Di acara yang dilaksanakan di Kodim 0810 Nganjuk, Jalan Panglima Sudirman, Kelurahan Mangundikaran, Kecamatan Nganjuk terdapat pertunjukan reog. Pertunjukan tersebut berasal dari salah satu organisasi yang datang untuk memeriahkan HUT TNI.
Dari pengamatan yang dilakukan oleh wartawan Jawa Pos Radar Nganjuk, selama pertunjukan reog dan ganongan. Komandan Kodim 0810 Nganjuk Letkol Arh. M. Taufan Yudha Bhakti ikut dalam pertunjukan tersebut. Taufan naik di salah satu reog. “Ini baru pertama kali bagi saya,” ujar Taufan di sela-sela acara.
Karena baru pertama kali wajah Taufan terlihat tegang saat diangkat naik ke atas kepala reog. Namun setelah berhasil duduk di bagian kepala reog, wajahnya terlihat lega. Laki-laki yang mengaku baru bertugas selama 80 hari di Kabupaten Nganjuk ini mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang menampilkan kesenian reog dan ganonga untuk memeriahkan HUT ke-80 RI.
Menurut Taufan, antusiasme masyarakat dalam peringatan ini menunjukan bahwa TNI adalah milik rakyat. Karena TNI ini berasal dari rakyat, bersama rakyat dan berjuang untuk rakyat. “Harapannya dengan ulang tahun ke-80 TNIbdi Kabupaten Nganjuk ini seperti harapan Bapak Bupati Marhaen yaitu ikut membuat masyarakat Nganjuk maju dan sejahtera," ujarnya.
Meski baru memasuki tiga bulan bertugas di Kabupaten Nganjuk, Taufan mengatakan, masyarakat di Kabupaten Nganjuk sangat ramah dan kooperatif dan antusias diajak kerja sama untuk memajukan Kabupaten Nganjuk.
Sementara itu, Wakil Bupati Trihandy Cahyo Saputro juga naik ke kepala reog. Sedangkan, Bupati Marhaen berada di samping reog. "Kami mengharap Kodim 0810 Nganjuk selalu mendukung program pemkab untuk mewujudkan Nganjuk Melesat," harap Kang Marhaen.
Orang nomor 1 di Pemkab Nganjuk ini mengatakan, angka 80 di HUT TNI merupakan angka yang bagus. Dia berharap, TNI semakin maju dan selalu dekat dengan rakyat. (ara/tyo)
Editor : Karen Wibi