Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya Video

Siswa Bisa Request Menu Makanan Kekinian lewat Surat ke Rekanan

Novanda Nirwana • Senin, 13 Oktober 2025 | 16:13 WIB

Guru sedang menemani siswa makan bersama menu MBG.
Guru sedang menemani siswa makan bersama menu MBG.

Melihat Program Makan Bergizi Gratis di Nganjuk

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) mulai bergulir di Kabupaten Nganjuk. Tak disangka, program yang digagas oleh Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto itu mendapat banyak respon positif oleh siswa. Sayangnya, di satu sisi, banyak pihak yang dirugikan dengan adanya program tersebut.

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto mulai bergulir di Kabupaten Nganjuk. Banyak sekolah yang menyambut dengan antusias. Salah satunya adalah SMPN 3 Nganjuk. Sejak Februari lalu, sekolah tersebut sudah menjalankan program MBG.

Kepala SMPN 3 Nganjuk Budi Setia Darmawan mengungkapkan, kehadiran MBG telah memberikan perubahan signifikan terhadap kebiasaan makan siswa. “Kami sangat mengapresiasi adanya MBG ini karena jelas memperbaiki gizi siswa, terutama bagi yang berasal dari keluarga kurang mampu,” ujarnya.

LAHAP: Siswa SMPN 3 Nganjuk menikmati menu makan bergizi gratis (MBG) di sekolah. Siswa bisa request menu lewat surat yang dikirim di kotak makanan
LAHAP: Siswa SMPN 3 Nganjuk menikmati menu makan bergizi gratis (MBG) di sekolah. Siswa bisa request menu lewat surat yang dikirim di kotak makanan

Menurutnya, dengan adanya program MBG, pola makan siswa kini menjadi lebih teratur dan sehat. Anak-anak tidak lagi sembarangan jajan di luar sekolah karena sudah mendapatkan menu lengkap yang memenuhi kebutuhan gizi harian. “Program ini juga membantu ekonomi keluarga. Uang saku anak bisa ditabung,” tambah Budi.

Setiap hari, sekolah menerima suplai makanan bergizi dari dapur penyedia yang sudah ditunjuk. Budi memastikan proses distribusi berjalan tertib. “Setiap hari kami juga laporan online ke pusat. Kalau ada keluhan, langsung kami sampaikan ke pihak dapur. Sejauh ini komunikasi berjalan lancar,” terangnya.

Dia menuturkan, anak-anak sangat antusias menyambut kedatangan mobil pengantar makanan. Budi mengakui, meski secara umum berjalan baik, masih ada sedikit tantangan pada variasi menu.

“Menurut saya, memang gizinya terpenuhi. Hanya saja variannya terlalu banyak, jadi beberapa anak belum terbiasa dan kadang tidak doyan. Tapi sejauh ini tidak ada masalah seperti di kota lain,” jelasnya.

REQUEST BURGER: Siswa menulis menu yang diinginkan lewat kertas yang dikirim bersama kotak makan.
REQUEST BURGER: Siswa menulis menu yang diinginkan lewat kertas yang dikirim bersama kotak makan.

Sementara itu, Koordinator MBG SMPN 3 Nganjuk, Diantri Handoko, menyebut semangat siswa terhadap program ini luar biasa. Bahkan, mereka kerap bercanda dengan memberikan request menu ke dapur penyedia.

“Ada yang menulis di selembar kertas ‘Bapak, besok mohon menunya ayam katsu.’ Kadang di-acc, bahkan kemarin sempat juga request bakso,” ujar Diantri. 

Kendati begitu, dia tidak menampik sesekali ada keterlambatan pengiriman dari dapur. Dengan jadwal makan siang pada pukul 11.20 saat istirahat kedua, program MBG kini menjadi momen yang ditunggu-tunggu para siswa. “Kalau telat, pihak dapur selalu konfirmasi ke saya penyebabnya. Jadi semuanya bisa dikomunikasikan dengan baik,” pungkasnya. (nov/wib)

Editor : Karen Wibi
#Makan Bergizi Gratis #nganjuk