Sejak tahun 2022, Kang Marhaen mengusulkan Marsinah menjadi pahlawan nasional. "Tahap awalnya, kami kumpulkan data-data dan dokumen tentang Marsinah," ujarnya.
Kemudian, pada 1 Mei 2025, saat peringatan Hari Buruh atau May Day, Bupati Marhaen bersama forkopimda dan serikat pekerja nyekar ke makam Marsinah di Sukomoro.
Saat itu, Kang Marhaen kembali menyampaikan ke media jika mengusulkan Marsinah menjadi pahlawan nasional. Usulan Kang Marhaen itu didengar Presiden Prabowo Subianto.
Prabowo, serikat pekerja dan berbagai organisasi buruh mendukung Marsinah jadi pahlawan nasional. Sehingga, viral.
Dukungan Prabowo membuat Pemkab Nganjuk semakin bersemangat. Kang Marhaen kemudian membentuk TP2GD tingkat Kabupaten Nganjuk yang terdiri dari 13 orang. Tujuannya agar cepat, profesional, dan sistematisnya. "Saya jadi ketua timnya," ujar Kang Marhaen.
Kemudian, Kang Marhaen menjalin komunikasi dengan kemensos, TP2GN Jatim, dan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa.
Lalu, hari ini (16/10) TP2PN melakukan sidang. Kunjungan ke lapangan juga akan dilakukan. "Semoga semuanya lancar dan Marsinah jadi pahlawan nasional," harap Kang Marhaen.
Menurut Kang Marhaen, semua prosedur telah dilalui.
Persyaratan juga dipenuhi "Sekarang kami serahkan sepenuhnya ke Pak Prabowo. Semoga Marsinah jadi pahlawan nasional," harapnya. (wib/tyo)
Editor : Miko