Berita Seputar Nganjuk Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya

Cafe Macan Kerah di Nganjuk Ini Muncul karena Terinspirasi Jamu Istri

Habibah Anisa M. • Senin, 20 Oktober 2025 - 17:07 WIB

TARIK PENGUNJUNG: Kopi Macan Kerah di terminal angkot jadi favorit pecinta kopi Kota Angin dan sekitarnya.
TARIK PENGUNJUNG: Kopi Macan Kerah di terminal angkot jadi favorit pecinta kopi Kota Angin dan sekitarnya.

Anak muda di Kota Angin pasti familiar dengan nama tempat ngopi kekinian satu ini. Yap, betul, namanya adalah Kopi Macan Kerah. Lokasinya berada di Terminal MPU Nganjuk yang masih satu komplek dengan Terminal Anjuk Ladang. 

Rupanya ada cerita di balik pemberian nama Kopi Macan Kerah. Hal ini diungkapkan oleh Aldaranu Biaggi Novianto, sebagai pemilik kopi yang mulai buka sejak tahun 2023. “Setelah menikah kami sedang program hamil, istri saya diberi jamu macan kerah untuk kesuburan,” terang Alda. 

Di saat program hamil tersebut, Alda dan istrinya Anggi ini sedang proses membuka street coffee. Karena setiap hari minum jamu tersebut, akhirnya kepikiran untuk menggunakan nama tersebut sebagai tempat usaha mereka. 

Berkat minuman jamu tersebut, program hamil Anggi berhasil. Sayangnya karena terlalu sibuk dalam persiapan pembukaan usaha. Kelelahan ini membuat perempuan berusia 28 tahun ini mengalami keguguran. “Namun satu bulan kemudian langsung hamil lagi,” kenang Anggi. 

Sehingga nama Macan Kerah ini sangat memorable pagi pasangan suami istri ini. Pada November depan, usaha ini akan berjalan tiga tahun. 

Dalam membuka usaha street coffee, Alda dan Anggi sangat totalitas. Untuk menemukan rasa kopi yang pas dan dapat diterima di lidah warga Nganjuk. Keduanya sampai melakukan praktik membuat kopi hingga 50 gelas. Kopi yang digunakan ini selalu baru. Dimana kopi yang dibeli dari wilayah Malang ini dimasak menggunakan moka pot. Dimana alat ini tidak dilengkapi pengatur temperatur suhu. “Kopi ini harganya mulai Rp 5 ribu hingga Rp 17 ribu,” ungkap Alda. 

Dengan harga tersebut, pengunjung dapat menikmati kopi yang lezat. Tidak heran kopi di sini disukai oleh semua usia. Baik anak muda hingga orang dewasa. 

Tidak hanya sajian minuman kopi. Pengunjung juga bisa mencoba makanan ringan dan makanan berat.  “Pengunjung menyarankan untuk ditambah makanan ringan dan makanan berat,” imbuhnya. 

Salah satu pengunjung tersebut adalah Devi Hamida. Perempuan berusia 18 tahun ini sudah beberapa kali berkunjung di Kopi Macan Kerah. “Meski ngopi di sini siang-siang, namun udaranya tetap sejuk karena di bawah pohon rindang,” ujar Devi. 

Selain tempatnya yang nyaman. Devi mengatakan bahwa menu kopi di tempat tersebut termasuk ramah di kantong. Sebagai penyuka es kopi, ia paling sering memesan kopi susu kerah pro. “Kalau kopi susu kerah pro ini rasa kopinya masih terasa,” imbuhnya. (ara/tyo)

Editor : Karen Wibi
#kuliner #nganjuk #cafe #viral #wisata #wisata kuliner