Pelantikan PPPK Paruh Waktu di Nganjuk Tunggu 6 Nomor Induk
Karen Wibi• Senin, 3 November 2025 | 18:25 WIB
Pelantikan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu belum bisa dilaksanakan hari ini (3/10).
Masih Ada Dua Berkas Tak Sesuai
NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Pelantikan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu belum bisa dilaksanakan hari ini (3/10). Karena hingga kemarin, masih ada enam calon PPPK paruh waktu yang belum mendapat nomor induk PPPK (NIPPPK).
Plt Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Nganjuk Agus Heri Widodo mengatakan, tersisa enam calon PPPK paruh waktu itu, empat orang masih dalam tahap proses dan dua orang berkas tidak sesuai (BTS). “Yang BTS harus memperbaiki berkasnya dulu,” ujarnya kepada wartawan koran ini.
Agus menjelaskan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nganjuk mengusulkan 2.247 tenaga honorer untuk diangkat menjadi PPPK paruh waktu. Saat ini, BKN RI sedang melakukan verifikasi pada berkas milik calon PPPK paruh waktu.
Hasilnya, sudah ada 2.241 orant yang dipastikan akan menjadi PPPK paruh waktu. Karena mereka sudah menerima NIPPPK. Dengan jumlah tersebut, penyelesaian penetapan NIPPPK di Kabupaten Nganjuk sudah mencapai angka 99,73 persen.
Lebih lanjut, Agus mengatakan, dengan hanya tersisa enam orang, proses pengangkatanPPPK paruh waktu tinggal menunggu hitungan hari. Pemkab Nganjuk akan melakukan pencetakan surat keputusan (SK) setelah semuanya mendapatkan NIPPPK paruh waktu.
Saat ini, sudah ada beberapa pemerintah daerah di Jawa Timur yang sudah menyelesaikan pencetakan SK pengangkatan PPPK paruh waktu. Yaitu, Pemkab Malang, Pemkab Jombang, Pemkab Bojonegoro, Pemkot Probolinggo, dan Pemkot Blitar. “Batas akhir pengangkatan tenaga honorer menjadi PPPK paruh waktu adalah akhir tahun ini,” ujar Agus.
Sementara itu, Ha, calon PPPK paruh waktu mengaku selalu memantau perkembangan penetapan NIPPPK paruh waktu. "Setiap hari lihat IG BKN," ujarnya.
Ha berharap, pelantikan PPPK paruh waktu bisa segera dilaksanakan. Sehingga, nasib mereka menjadi jelas. "Kurang enam berkas saja, mudah-mudahan besok (hari ini) semua sudah dapat NIPPPK paruh waktu," harapnya. (wib/tyo)