Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya Video

Pemkab Nganjuk Terima Insentif Fiskal Rp 5,6 M dari Pemerintah Pusat

Syahrul Andry Wahyudi • Jumat, 14 November 2025 | 16:23 WIB

NGANJUK MELESAT: Bupati Marhaen Djumadi menerima insentif fiskal Rp 5,6 miliar.
NGANJUK MELESAT: Bupati Marhaen Djumadi menerima insentif fiskal Rp 5,6 miliar.

Beri Apresiasi Atas Keberhasilan Tekan Prevelensi Stunting

NGANJUK, JP Radar ­Nganjuk- Pemerintah Kabupaten (Pemakab) Nganjuk menerima Dana Insentif Fiskal (DIF) Kinerja Berjalan 2025 sebesar Rp 5.687.981.000 dari pemerintah pusat, Rabu (12/11). Apresiasi itu diberikan atas capaian signifikan Pemkab Nganjuk dalam upaya menurunkan angka prevelensi stunting di Kota Angin.

Penyerahan DIF berlangsung pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Percepatan Penurunan Stunting Tahun 2025. Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi yang menerima langsung DIF pada rakornas yang mengusung tema ‘Mengukuhkan Komitmen Bersama untuk Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting’ itu.

BERI APRESIASI: Wapres RI Gibran Rakabuming Raka menjelaskan tentang penanganan komprehensif di bidang kesehatan.
BERI APRESIASI: Wapres RI Gibran Rakabuming Raka menjelaskan tentang penanganan komprehensif di bidang kesehatan.

Acara yang berlangsung di Gedung Adhyatma Kementerian Kesehatan itu dibuka langsung oleh Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka. Wapres Gibran menyebut upaya penurunan stunting adalah kerja keras lintas sektor dan harus menjadi komitmen bersama agar dapat segera teratasi. “Percepatan penurunan stunting adalah prioritas program Bapak Presiden. Maka harus kita kawal bersama,” ujar Wapres Gibran.

Gibran juga mengapresiasi seluruh daerah yang telah menunjukkan hasil nyata. Ia menekankan pentingnya melanjutkan program pencegahan dengan menjaga kesehatan fisik dan mental anak-anak. “Kami ingin memastikan sekolah menjadi tempat aman dan bebas dari bullying,” tambahnya.

SUKSES TEKAN STUNTING: Kang Marhaen hadir di Gedung Adhyatma Kementerian Kesehatan RI.
SUKSES TEKAN STUNTING: Kang Marhaen hadir di Gedung Adhyatma Kementerian Kesehatan RI.

Sementara itu, Bupati Marhaen mengatakan, Pemkab Nganjuk senantiasa berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi. Terutama, untuk memastikan setiap anak Nganjuk tubuh sehat, cerdas, dan siap menyongsong dan menjadi generasi Indonesia Emas 2045. “Hanya 50 dari 514 daerah yang mendapatkan dana fiscal ini, termasuk Nganjuk salah satunya. Ini adalah apresiasi pemerintah pusat dan bukti untuk anak-anak Nganjuk. Kita akan genjot lagi agar angka prevelensi stunting sesuai dengan yang kita harapkan,” ungkapnya.

APRESIASI: Pemkab Nganjuk mendapat dana Rp 5,6 miliar untuk percepatan penurunan stunting.
APRESIASI: Pemkab Nganjuk mendapat dana Rp 5,6 miliar untuk percepatan penurunan stunting.

Untuk diketahui, pada rakornas itu, Bupati Marhaen hadir didampingi Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Nganjuk Adam Muharto. Turut mendampingi Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Nganjuk dr. Tien Farida Yani yang diwakili Kabid Kesehatan Masyarakat I Ketut Wijayadi. (ik3/adv/bappeda/tyo)

Editor : Karen Wibi
#pemerintah kabupaten nganjuk #nganjuk