Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya Video

Disdik Nganjuk Selidiki Banjir Balonggebang

Karen Wibi • Jumat, 21 November 2025 | 19:48 WIB

GANGGU KBM: Siswa SDN Balonggebang 1 membersihkan lumpur yang masuk ruang kelas saat banjir (19/11).
GANGGU KBM: Siswa SDN Balonggebang 1 membersihkan lumpur yang masuk ruang kelas saat banjir (19/11).

Dinas Pendidikan Akan Turun Tangan

NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Nganjuk tidak tutup mata dengan banjir di SDN Balonggebang 1. Karena banjir yang terjadi di SDN yang berada di Kecamatan Gondang itu mengganggu kegiatan belajar mengajar (KBM) di sana. “Kami akan cari penyebab banjir di SDN Balonggebang 1 dan mencari solusi untuk mengatasinya”,” ujar Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Nganjuk Puguh Harnoto kemarin.

Untuk itu, disdik segera ke SDN Balonggebang 1. Mereka akan survey dan mengecek kondisi di lapangan. Apakah banjir tersebut benar-benar disebabkan pembangunan pabrik atau ada penyebab lainnya. “Penanganan banjir ini harus melibatkan lintas organisasi perangkat daerah (OPD),” tandas Puguh. 

Selain mencari penyebab banjir, Disdik Nganjuk juga berniat melakukan perbaikan sekolah. Karena setelah banjir, ada beberapa barang yang rusak di sekolah. Mayoritas barang-barang itu terbuat dari kayu. Selain itu, banyak juga buku pelajaran yang rusak terkena banjir. 

“Infonya juga ada kerusakan di atap kelas. Akan kami lihat,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala SDN Balonggebang 1 Ahmad Zabir berharap, Pemkab Nganjuk segera turun ke sekolahnya. Salah satunya dengan mencari penyebab terjadinya banjir dan solusinya. “Tahun-tahun sebelumnya tidak pernah ada banjir. Banjir baru terjadi dua minggu terakhir,” ujarnya kepada wartawan koran ini.

Menurut Ahmad, banjir yang terjadi di SDN Balonggebang 1 bukan perkara sepele. Karena akibat banjir, kegiatan belajar mengajar (KBM) di sekolah yang dipimpinnya itu menjadi terganggu. Dalam seminggu terakhir, siswa SDN Balonggebang 1 tidak bisa mengikuti dua hari KBM. Alasannya karena siswa yang harus bersih-bersih lingkungan sekolah.

Beruntung, kemarin (20/11), KBM kembali dilakukan. Karena hujan tidak turun dengan deras. Meski demikian masih ada beberapa kendala. Penyebabnya karena ada beberapa barang penunjang pelajaran yang rusak tersapu banjir. “Semoga ada bantuan dan perbaikan dari pemerintah daerah,” harap Ahmad.

Seperti diberitakan sebelumnya, SDN Balonggebang 1 terendam banjir pada Selasa malam (18/11). Diduga banjir setinggi sekitar 40 centimeter itu terjadi akibat saluran air yang tersumbat  karena ada pembangunan pabrik di sebelah barat sekolah.

Akibat banjir itu KBM di SDN Balonggebang 1 terganggu. Siswa dan guru harus gotong royong untuk nguras kelas. Bahkan kegiatan bersih-bersih itu harus dibantu oleh petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Nganjuk. Karena ruang kelas yang tertutup lumpur dan pasir. (wib/tyo)

Editor : Karen Wibi
#bencana alam #sekolah banjir #banjir #nganjuk