Dinas Tenaga Kerja Lindungi Petani Tembakau dan Pekerja Rentan
Syahrul Andry Wahyudi• Jumat, 21 November 2025 | 17:35 WIB
BERMANFAAT: Bupati Marhaen Djumadi menyerahkan bantuan jadi peserta BPJS Ketenagakerjaan secara simbolis untuk ribuan petani tembakau dan pekerja rentan Kota Angin.
DBHCHT untuk Daftar Peserta BPJS Ketenagakerjaan
NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Nganjuk berupaya melindungi para petani tembakau dan pekerja rentan di Kota Angin. Upaya itu diwujudkan dengan didaftarkannya para petani tembakau dan pekerja rentan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.
Para petani tembakau dan pekerja rentan itu masuk kategori penerima bantuan iuran. Adapun sumber dananya berasal dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) tahun 2025. Penyerahan tanda peserta berlangsung di Ruang Rapat Anjuk Ladang Pemkab Nganjuk kemarin. Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi yang menyerahkan langsung secara simbolis tanda peserta itu.
MANFAATKAN DBHCHT: Kang Marhaen foto bersama perwakilan petani tembakau dan pekerja rentan.
Bupati yang akrab disapa Kang Marhaen ini mengatakan, didaftarkannya para petani tembakau dan pekerja itu adalah bentuk komitmen Pemkab Nganjuk. Terutama dalam melindungi warganya saat mencari nafkah.
Dengan didaftarkannya menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan, Kang Marhaen berharap, masyrakat bisa semakin merasa nyaman saat bekerja. Sehingga, turut mengangkat produktivitas. “Dengan demikian Insya Allah semua akan sukses. Dan masyarakat juga turut sejahtera,” katanya.
NGANJUK MELESAT: Sekda Nur Solekan dan Kepala Disnaker Itsna Shofiani foto bersama petani tembakau dan pekerja rentan kemarin.
Dalam seremonial itu, Bupati Marhaen turut didampingi Kepala Disnaker Kabupaten Nganjuk Itsna Shofiani. Wanita berhijab ini mengatakan, peserta terdaftar pada dua program, yaitu Jaminan Kematian (JKM) dan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dengan bantuan iuran per bulan Rp 16.800. “Ada sebanyak 5.322 petani tembakau dan 20.215 pekerja rentan yang terdaftar pada BPJS Ketenagakerjaan. Semoga upaya ini memberi manfaat. Sebagai salah satu upaya pengentasan kemiskinan ekstrim,” ujarnya.
Untuk diketahui, seremonial acara dibuka oleh Sekda Nur Solekan. Turut hadir para pejabat Pemkab Nganjuk lainnya. Hadir pula para pimpinan perusahaan mitra Disnaker Kabupaten Nganjuk.
Selain itu, acara juga disaksikan ratusan pekerja yang dulunya menjadi peserta pelatihan Disnaker Kabupaten Nganjuk. Mereka berasal dari berbagai perusahaan di Kota Angin. (ik3/adv/tyo)