Berita Seputar Nganjuk Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya

Tak Bisa Perbaiki Tahun Ini

Karen Wibi • Rabu, 3 Desember 2025 - 21:17 WIB

TUTUP TOTAL: Jembatan Kedungdowo, Kecamatan Nganjuk putus pada Minggu (30/11). Pemkab Nganjuk tidak bisa memperbaiki jembatan tersebut tahun ini karena tidak ada anggaran di APBD Kabup
TUTUP TOTAL: Jembatan Kedungdowo, Kecamatan Nganjuk putus pada Minggu (30/11). Pemkab Nganjuk tidak bisa memperbaiki jembatan tersebut tahun ini karena tidak ada anggaran di APBD Kabup

Pasang Police Line di Jembatan Kedungdowo

NGANJUK, JP Radar ­Nganjuk- Jembatan Kedungdowo di Kecamatan Nganjuk yang putus tidak bisa diperbaiki tahun ini. Karena anggaran untuk perbaikan jembatan tersebut di Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Nganjuk tidak ada. Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi. Dia mengatakan, setelah melakukan asesmen, kemungkinan besar jembatan sepanjang sekitar 30 meter itu baru akan diperbaiki di tahun depan. “Sekarang sudah akhir tahun. Sudah tidak ada lagi anggaran. Baru bisa diperbaiki di tahun depan,” ujarnya kepada wartawan koran ini.

Orang nomor satu di Kabupaten Nganjuk itu menjelaskan, di tahun ini, anggaran untuk perbaikan jembatan sudah tidak ada lagi. Akibatnya, mau tidak mau, perbaikan baru bisa dilakukan di tahun depan.

Hingga saat ini, menurut Marhaen, dirinya masih memikirkan perbaikan seperti apa yang akan dilakukan pada Jembatan Kedungdowo. Untuk pilihan pertama, perbaikan akan dilakukan secara menyeluruh. Jembatan akan dibangun ulang. Sedangkan pilihan kedua adalah melakukan perbaikan pada sisi jembatan yang rusak. Yaitu, pada bagian utara jembatan. “Saat ini kami terus melakukan kajian bersama ahli dari ITS Surabaya. Segera akan kami putuskan apakah perbaikan hanya sebagian atau sepenuhnya,” tambahnya.

Lebih lanjut, Marhaen mengatakan, sembari menunggu, warga diimbau untuk tidak mendekati jembatan. Warga yang biasa melewati jembatan juga diminta untuk mencari jalan memutar. Yaitu melewati Desa Balongpacul yang juga berada di sebelah utara desa. Total jarak yang harus dilewati oleh masyarakat kini menjadi sekitar 3 kilometer (km). “Semoga jembatan dapat diperbaiki di tahun depan. Dengan itu, masyarakat bisa menggunakan secara normal,” imbuhnya.

Perlu diketahui, Jembatan Kedungdowo putus pada Minggu sore (30/11) sekitar pukul 15.00 WIB. Penyebabnya adalah tiang penyangga jembatan di sisi utara yang ambruk. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Agar warga tidak kecele, petugas memasang police line di sana.

Padahal jembatan yang dibangun menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2010 itu usianya belum genap 15 tahun. Bahkan, sejak digunakan pada 2011 lalu, jembatan sudah mengalami kerusakan hingga dua kali. Pertama di tahun 2013 dan kedua di bulan ini. (wib/tyo)

Editor : Karen Wibi
#nganjuk #jembatan rusak