Berita Seputar Nganjuk Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya

Semalam Evakuasi Tiga Sarang Tawon

Novanda Nirwana • Selasa, 9 Desember 2025 - 01:17 WIB

BERBAHAYA: Petugas Damkarmat Nganjuk mengevakuasi sarang tawon di atap rumah warga Ngronggot kemarin malam.
BERBAHAYA: Petugas Damkarmat Nganjuk mengevakuasi sarang tawon di atap rumah warga Ngronggot kemarin malam.

Takut Tersengat, Panggil Damkarmat

NGANJUK, JP Radar ­Nganjuk– Ancaman sengatan tawon vespa kembali muncul. Dalam semalam, petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Nganjuk harus turun tangan melakukan tiga operasi tangkap tawon (OTT) di dua kecamatan. 

Operasi pertama dilakukan di wilayah Desa Ngadipiro, Kecamatan Wialangan, setelah petugas menerima laporan dari warga sekitar pukul 19.46 WIB. Pelapor atas nama Setyo Dwi Karyono melaporkan keberadaan sarang tawon Vespa affinis di bagian atap rumahnya, Desa Ngadipiro, Kecamatan Wilangan. Petugas dari Mako Damkar langsung diberangkatkan dan berhasil mengevakuasi sarang tersebut.

Sesaat kemudian, petugas kembali menerima laporan kedua sekitar pukul 20.00 WIB. Kali ini laporan datang dari Indah Suhartiningsih, 26, warga Dusun Ndingin, Desa Ngronggot, Kecamatan Ngronggot. Sarang tawon ditemukan berada di bawah atap bagian depan rumah, posisi yang dinilai sangat membahayakan aktivitas penghuni rumah maupun warga sekitar.

Untuk lokasi ini, Damkarmat menurunkan personel siaga Pos Bantu Tanjunganom dengan dukungan satu unit mobil operasional. 

Satu jam berselang, laporan ketiga kembali masuk. Tepat pukul 21.05 WIB, petugas bergerak ke lokasi lainnya di wilayah Desa Ngadipiro, Kecamatan Wilangan. Sarang tawon kembali ditemukan menempel di bagian atap rumah milik Jamiati. Penanganan dilakukan oleh personel siaga Mako dengan dukungan alat yang sudah dipersiapkan sebelumnya. 

Jenis tawon yang dievakuasi dari ketiga lokasi tersebut merupakan Vespa affinis. Salah satu jenis tawon berbahaya yang memiliki sengatan beracun dan dapat menyebabkan reaksi serius pada manusia.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Nganjuk Imam Ashari mengingatkan masyarakat agar tidak bertindak sendiri saat menemukan sarang tawon. Penanganan mandiri dinilai berisiko tinggi.  “Masyarakat kami minta tetap waspada. Kalau menemukan sarang tawon, segera lapor ke Damkar karena sangat berbahaya,” tegasnya.

Dalam tiga operasi tersebut, dipastikan tidak ada korban jiwa maupun luka. Seluruh sarang berhasil dievakuasi dengan aman dan lokasi telah dinyatakan steril.

Frekuensi laporan serupa disebut mulai meningkat seiring perubahan cuaca dan musim hujan, di mana tawon kerap bersarang di atap rumah dan pepohonan sekitar permukiman. (nov/tyo)

Editor : Karen Wibi
#nganjuk #operasi tangkap tawon