NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Sementara (BLTS) di Kantor Pos Nganjuk sepi kemarin. Tidak ada lagi antrean. Hanya ada beberapa Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang datang untuk mencairkan bantuan mereka.
Executive Manager Kantor Pos Nganjuk Muhammad Ulinnuha Abdurrazaq mengatakan bahwa layanan penyaluran tetap dibuka setiap hari. Petugas melayani KPM yang belum sempat mengambil, baik di loket reguler maupun melalui koordinasi dengan desa. “Masih ada beberapa orang yang mengambil. Tidak sebanyak sebelumnya,” ujarnya.
Menurutnya, hingga saat ini belum ada informasi resmi dari pusat terkait penutupan layanan. Karena itu, kantor pos masih beroperasi normal untuk memastikan hak warga benar-benar tersalurkan. “Kami tetap membuka layanan sampai ada info resmi penutupan. Selama belum ada instruksi dari pusat, kami tetap melayani,” papar Nuha.
Petugas juga terus memonitor jumlah penerima yang belum mengambil sambil menyiapkan opsi jemput bola untuk warga yang tidak bisa datang ke kantor pos. Kantor pos mengimbau KPM yang belum mencairkan bantuan agar segera memanfaatkan layanan yang masih tersedia. Tujuannya, penyaluran bisa selesai sesuai tenggat yang ditetapkan pemerintah. “Semoga seluruh bantuan dapat tersalurkan,” ungkapnya.
Nuha mengatakan, Kantor Pos juga terus memantau jumlah penerima yang belum mengambil sambil menyiapkan opsi jemput bola bagi warga yang sakit, lansia, atau mengalami keterbatasan mobilitas. Pemerintah desa dan kelurahan turut diminta membantu menyampaikan pengumuman kepada warga agar segera mencairkan hak mereka. Hingga kemarin, ada 4.117 penerima yang belum mengambil. “Semoga KPM penerima BLTS segera mencairkan bantuan,” harapnya. (nov/tyo)
Editor : Karen Wibi