Berita Seputar Nganjuk Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya

Tak Boleh Libur di Hari Minggu untuk Menggaet Pembeli

Novanda Nirwana • Selasa, 23 Desember 2025 | 01:04 WIB

MINGGU BUKA: Karyawati Toko Emas Subur tidak libur di hari Minggu.
MINGGU BUKA: Karyawati Toko Emas Subur tidak libur di hari Minggu.

DI tengah kebiasaan sebagian besar toko emas di Kabupaten Nganjuk yang tutup setiap hari Jumat, justru hari Minggu menjadi momentum penting bagi aktivitas jual beli perhiasan. Tingginya mobilitas masyarakat membuat pengusaha emas memilih tetap membuka tokonya pada hari tersebut.

Owner Toko Emas Subur, drg Ronny INK, mengatakan bahwa kebijakan libur Jumat di tokonya sudah diterapkan sejak lima hingga enam tahun terakhir. Namun, berbeda dengan Jumat, toko emasnya tetap buka dari Senin hingga Minggu. “Di toko saya, kebijakannya memang Jumat libur. Bukanya Senin sampai Minggu tetap buka,” ujar Ronny, kemarin.

Ronny menjelaskan, keputusan tetap membuka toko pada hari Minggu didasarkan pada karakteristik aktivitas masyarakat Nganjuk. Menurutnya, Minggu justru menjadi hari efektif karena banyak warga keluar rumah dan berkunjung ke pusat-pusat perekonomian.“Kalau di Nganjuk, hari Minggu itu hari efektif. Orang keluar semua, ke sentra ekonomi, dan itu ramai sekali,” jelasnya.

Kondisi tersebut berbeda dengan kesepakatan di tingkat nasional. Ronny menyebut, Asosiasi Pengusaha Perhiasan Indonesia (APePI) memiliki aturan tersendiri, yakni toko emas diwajibkan tutup pada hari libur nasional dan hari Minggu. “Kalau peraturan APePI beda lagi. Mereka menyepakati libur nasional dan hari Minggu wajib tutup,” terangnya.

Namun, Ronny menilai aturan tersebut tidak sepenuhnya relevan diterapkan di Nganjuk. Pasalnya, pola aktivitas masyarakat di daerah berbeda dengan kota-kota besar.

Ronny mengakui, pada awal penerapan kebijakan tersebut sempat muncul pertanyaan dari pelanggan. Namun, pihaknya memilih melakukan edukasi secara bertahap agar masyarakat memahami pola operasional toko. “Respon pelanggan kami edukasi pelan-pelan, bertahap kita sampaikan,” katanya.

Selain memberikan penjelasan langsung, pihaknya juga memanfaatkan berbagai saluran informasi untuk menyosialisasikan kebijakan tersebut. Mulai dari media sosial hingga siaran radio lokal. “Kami sampaikan lewat media sosial, radio, bahwa toko emas tutup hari Jumat dan buka kembali hari Sabtu,” pungkasnya. (nov/wib)

Editor : Karen Wibi
#nganjuk #toko emas