Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya Video

Siswa ke Sekolah Hanya untuk Sarapan

Karen Wibi • Rabu, 24 Desember 2025 | 01:58 WIB

GRATIS: Siswa SDN Drenges mengambil jatah Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah kemarin.
GRATIS: Siswa SDN Drenges mengambil jatah Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah kemarin.

Melihat Program Makan Bergizi Gratis saat Libur Sekolah

Siswa di Kabupaten Nganjuk mulai menikmati libur panjang kemarin. Namun demikian, program MBG tetap jalan. Bagi siswa yang ingin mendapatkan MBG, dipersilakan mengambil jatah di sekolah. 

KAREN WIBI-NGANJUK, JP Radar Nganjuk

Pelajar di Kabupaten Nganjuk mulai libur kemarin hingga 5 Januari mendatang. Umumnya, saat musim liburan, seluruh sekolah di Kabupaten Nganjuk akan sepi. Namun ternyata hal itu tidak terjadi di Kabupaten Nganjuk. Sekolah-sekolah di tingkat SD dan SMP masih dipenuhi oleh pelajar. Namun mereka tidak untuk mengikuti kegiatan belajar mengajar (KBM). Melainkan untuk mengambil jatah makan bergizi gratis (MBG).

Ya, selama libur sekolah, program MBG tetap beroperasi. Namun kegiatannya tidak setiap hari. Melainkan hanya satu kali dalam seminggu. Nantinya para pelajar akan mendapat jatah makanan dua jenis. Yaitu makanan basah dan makanan kering.

Salah satunya seperti yang terjadi di SDN 1 Drenges di Kecamatan Kertosono. Kemarin (22/12) sebanyak 124 murid tetap berangkat ke sekolah. Tujuannya untuk mengambil jatah MBG. “Untuk SDN 1 Drenges tetap dapat MBG. Jatahnya satu kali dalam satu minggu. Makannya nanti langsung dirapel,” ujar Kepala SDN 1 Drenges Deska Filawati Kusuma.

Ada dua jenis makanan yang diberikan. Yaitu, makanan basah dan kering. Untuk makanan basah harus dihabiskan beberapa jam setelah diberikan. Sedangkan makanan kering dapat disimpan untuk satu minggu ke depan. “MBG untuk hari Selasa hingga Sabtu berupa makanan kering. Tujuannya agar bisa dimakan hingga beberapa hari ke depan,” tambahnya.

Mulanya Deska menduga anak-anak tidak antusias untuk mengambil MBG. Karena memang kemarin adalah jadwal untuk libur. Namun, dugaan itu keliru. Sebaliknya, anak-anak tetap antusias untuk mengambil MBG.

Karena tidak ada KBM, anak-anak diperbolehkan mengambil dengan pakaian bebas. Mereka datang sekitar pukul 07.00 WIB dengan berangkat sendiri dan diantar orang tua. Setengah jam kemudian, mobil MBG datang. Ompreng-ompreng makanan langsung dibagikan ke masing-masing kelas.

Namun, karena waktu liburan, ompreng-ompreng tersebut harus segera dikembalikan. Alhasil para pelajar diminta untuk membawa kotak makan sendiri. Nantinya makanan dari MBG dipindahkan ke masing-masing kotak makan.

Salah satunya seperti yang dilakukan oleh Ahmad Fauzan. Siswa kelas VI di SDN 1 Drenges itu mengatakan sangat antusias dengan adanya MBG selama libur. Bahkan, untuk mengambil MBG kemarin, dirinya rela berangkat ke sekolah sejak pukul 06.00 WIB. “MBG-nya enak bisa untuk sarapan. Eman kalau tidak diambil,” ujarnya.

Ahmad menceritakan, untuk makanan basah, dirinya mendapat ayam dan tempe goreng. Ditambah dengan sayur asem dan nasi putih. Sedangkan, isi dari makanan kering lebih bervariasi. Mulai dari buah-buahan, telur asin, dan snack.

Namun Ahmad tak bisa berlama-lama di sekolah. Dia sudah memiliki rencana bermain bersama teman-temannya. Sehingga, makanan basah miliknya langsung dimasukkan ke kotak makan. Beberapa menit kemudian dia langsung pulang. “MBG-nya untuk bekal main,” ujarnya. (wib/tyo)

Editor : Karen Wibi
#Makan Bergizi Gratis #nganjuk