Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya Video

Tunggu PAK untuk Perbaiki Tanggul Pasar Sawahan

Karen Wibi • Kamis, 8 Januari 2026 | 13:57 WIB

TERBENGKALAI: Tanggul Pasar Sawahan yang ambrol belum diperbaiki kemarin. Pemkab tunggu anggaran di PAK APBD Nganjuk 2026.
TERBENGKALAI: Tanggul Pasar Sawahan yang ambrol belum diperbaiki kemarin. Pemkab tunggu anggaran di PAK APBD Nganjuk 2026.

NGANJUK, JP Radar ­Ngajuk- Perbaikan tanggul di Pasar Sawahan sepertinya tidak akan dilakukan dalam waktu dekat. Karena rencananya perbaikan baru akan dilakukan setelah adanya Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Nganjuk tahun 2026.

 Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Nganjuk Sri Handariningsih  mengatakan, untuk perbaikan, disperindag masih akan menunggu PAK APBD 2026. “Tidak ada pos anggaran untuk perbaikan tanggul. Jadi rencanaya kami menunggu PAK,” ujarnya kepada wartawan koran ini.

Perempuan yang akrab disapa Bu Han itu mengatakan, setelah kejadian, pihaknya langsung terjun ke lokasi kejadian. Mereka datang bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Nganjuk dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nganjuk.

Setelah dilakukan asesmen, diputuskan tanggul tersebut harus segera dilakukan perbaikan. Sayangnya, diperindag tidak memiliki anggaran untuk perbaikan pasar. Sebagai gantinya, saat ini, petugas hanya melakukan perbaikan sementara.

Beruntung, menurut Handariningsih, rangka dari tanggul tersebut tak ikut rusak. Kondisinya juga dianggap masih bagus dan kuat untuk bertahan selama beberapa bulan ke depan. “Dari yang dikatakan Dinas PUPR Nganjuk, ada rangka yang masih kuat untuk menopang tanggul,” tambahnya.

Selain itu petugas juga sudah menutup tanggul yang jebol dengan terpal. Harapannya air yang berasal dari hujan dan aliran sungai tak menggerus tanggul yang jebol. Selain itu petugas juga memberi garis pengamanan. Tujuannya agar tidak ada masyarakat yang beraktifitas di dekat tanggul.

Lebih lanjut, Handariningsih menjelaskan, menurutnya, kerusakan yang terjadi pada tanggul tak berpengaruh pada aktifitas jual beli di pasar. Penyebabnya karena tanggul yang berjarak cukup jauh dengan pedagang. “Pedagang tetap kami imbau untuk waspada. Tidak boleh beraktifitas di sekitar tanggul,” tandasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Sabtu lalu (3/1), hujan deras mengguyur Pasar Sawahan dan sekitarnya. Hingga, sekitar pukul 20.00 WIB, hujan tersebut membuat retakan pada tanggul belakang pasar.

Tak disangka retakan itu terus membesar. Hingga puncaknya adalah tanggul yang ambrul. Tanggul tersebut ambrol ke arah saliran air yang berada tepat di sebelah Timur pasar. Lubang yang tercipta akibat tanggul ambrol tersebut juga cukup besar. Dengan dimensi panjang 10 meter, lebar 3 meter, dan tinggi 4 meter. (wib/tyo)

Editor : Karen Wibi
#Pasar Sawahan #nganjuk #pak #tanggul ambrol