NGANJUK, JP Radar Nganjuk – Pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) tahap 2 terakhir hari ini. Sayang, hingga 7 Januari, jumlah calon jemaah haji (CJH) asal Kabupaten Nganjuk yang belum melunasi Bipih masih ada ratusan orang.
Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Nganjuk Hanif Kamaluddin menyampaikan, jumlah tersebut merupakan akumulasi dari pelunasan tahap pertama dan tahap kedua. Untuk tahap pertama yang belum lunas sebanyak 179 orang. Kemudian, tahap kedua ada 358 belum melunasi. “Total ada 537 CJH yang belum melunasi Bipih ,” jelasnya.
Sementara untuk pelunasan tahap kedua, yang dibuka sebagai kesempatan lanjutan bagi jemaah yang gagal lunas tahap pertama dan kategori tertentu, sudah sebanyak 190 CJH telah melakukan pelunasan hingga 7 Januari.
Total yang sudah melunasi sampai 7 Januari sebanyak 718 jemaah. Rinciannya, tahap pertama 528 dan tahap kedua sebanyak 190 CJH.
Hanif mengingatkan bahwa pelunasan tahap kedua menjadi kesempatan terakhir bagi CJH yang telah dinyatakan berhak lunas dan memenuhi syarat istitaah kesehatan. Untuk pelunasan tahap ketiga, Hanif mengaku belum mengetahui secara pasti. Jika pelunasan tahap ketiga dibuka pastinya akan diberikan imbauan.“Masih belum tahu tahap ketiga, nunggu info dari pusat,” pungkasnya.
Pelunasan Bipih dilakukan melalui Bank Penerima Setoran (BPS) dengan besaran biaya sesuai embarkasi. Untuk embarkasi Surabaya, Bipih ditetapkan sebesar Rp 60.645.422. Karena jemaah telah menyetorkan setoran awal sebesar Rp 25 juta saat pendaftaran, maka sisa yang harus dibayarkan pada tahap pelunasan sekitar Rp 32 juta, menyesuaikan nilai manfaat masing-masing jemaah.
Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Nganjuk mengimbau seluruh CJH yang masih memiliki kesempatan pelunasan agar segera memanfaatkan waktu tersisa. Sehingga, bisa segera diproses keberangkatan haji pada musim haji tahun ini. (nov/tyo)
Editor : Miko