Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya Video

84 Desa Bingung Lahan untuk Bangun KMP

Karen Wibi • Senin, 12 Januari 2026 | 11:36 WIB

Hingga kemarin (9/1), masih ada 84 desa yang belum menentukan titik pembangunan KMP.
Hingga kemarin (9/1), masih ada 84 desa yang belum menentukan titik pembangunan KMP.

NGANJUK, JP Radar ­Nganjuk- Persoalan pembangunan Koperasi Merah Putih (KMP) tidak hanya dialami oleh Desa Sonoageng di Kecamatan Prambon. Namun, puluhan desa di Kabupaten Nganjuk juga mengalami. Bahkan, hingga kemarin (9/1), masih ada 84 desa yang belum menentukan titik pembangunan KMP.

Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi mengatakan, hingga kemarin, masih ada puluhan desa yang belum bisa melakukan pembangunan KMP. “Dari data terakhir, masih ada 84 desa yang belum menentukan titik lokasi pembangunan KMP,” ujarnya kepada wartawan koran ini.

Marhaen menjelaskan, alasan mengapa 84 desa tersebut belum menentukan titik lokasi pembangunan KMP. Alasan pertama karena ada beberapa desa yang sama sekali tidak memiliki aset desa berupa tanah kosong. Ditambah, di desa tersebut, tidak ada aset milik pemerintah daerah (pemda) di tingkat kabupaten, provinsi, hingga nasional yang bisa digunakan.

Sedangkan, alasan yang kedua yaitu banyak desa yang sudah memiliki aset daerah berupa tanah kosong. Sayangnya, luasan tanah tersebut tidak memenuhi standar pembangunan KMP.

Seperti diketahui, untuk pembangunan KMP, pihak desa harus menyediakan tanah seluas 1.000 meter persegi. Sedangkan, beberapa desa tersebut tidak memiliki tanah seluas 1.000 meter persegi. “Sebenarnya ada tanah kosong. Sayangnya luasnya tidak sampai standar yang sudah ditentukan,” tambahnya.

Lalu alasan terakhir adalah banyak desa yang lokasi tanah kosong tidak berada di dekat jalan. Untuk pembangunan KMP, menurut Marhaen, tanah kosong yang digunakan untuk pembangunan harus berada di tepi jalan raya. Tujuannya agar KMP mudah diakses.

Marhaen mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan pusat. Harapannya ada jalan tengah untuk mengatasi ketersediaan tanah kosong untuk pembangunan KMP pada 84 desa tersebut. “Semoga dalam waktu dekat segera ada jawaban dari pemerintah pusat,” harapnya.

Marhaen menjelaskan, menurutnya pembangunan KMP terus dikebut. Karena diketahui proyek strategis nasional tersebut rencananya akan diresmikan pada akhir April hingga awal Mei mendatang. (wib/tyo)

Editor : Karen Wibi
#nganjuk #Koperasi Merah Putih