Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya Video

Bus Sekolah Beroperasi 195 Hari di Tahun 2026

Novanda Nirwana • Senin, 12 Januari 2026 | 11:38 WIB

GRATIS: Siswa akan naik bus sekolah yang disediakan Dinas Perhubungan Kabupaten Nganjuk. Bus sekolah beroperasi 195 hari.
GRATIS: Siswa akan naik bus sekolah yang disediakan Dinas Perhubungan Kabupaten Nganjuk. Bus sekolah beroperasi 195 hari.

NGANJUK, JP Radar Nganjuk – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Nganjuk sedang mematangkan perencanaan penambahan armada angkutan bus sekolah. Armada tambahan tersebut ditargetkan mulai beroperasi pada pekan ketiga Januari. Hal itu setelah seluruh persiapan teknis selesai. Sekretaris Dishub Kabupaten Nganjuk Makrus mengatakan, saat ini masih ada waktu untuk memaksimalkan pelayanan sebelum armada baru resmi dijalankan.

Dengan perencanaan tersebut, layanan bus sekolah diharapkan bisa berjalan optimal hingga akhir tahun ajaran. “Perencanaannya minggu ketiga bulan Januari baru kami laksanakan armada barunya,” ujarnya.

Makrus menjelaskan, dengan pola layanan yang disusun dishub, bus sekolah ditargetkan mampu melayani hingga 195 hari pelayanan dalam satu tahun. Layanan tersebut dirancang berjalan penuh hingga masa ujian siswa. Sehingga, bus sekolah bisa dimaksimalkan menjadi 195 hari pelayanan. "Pelayanan full sampai ujian,” jelasnya.

Dalam operasionalnya, layanan bus sekolah direncanakan berjalan setiap hari kerja, yakni Senin hingga Jumat. Penetapan ini disesuaikan dengan pola kerja perangkat daerah yang efektif lima hari kerja. “Pelayanan Senin sampai Jumat. Karena kami efektif kerja lima hari kerja,” kata Makrus.

Meski demikian, Dishub juga mencermati adanya sejumlah sekolah yang masih menerapkan kegiatan belajar mengajar hingga hari Sabtu. Kondisi ini menjadi bahan pertimbangan tersendiri dalam perencanaan layanan bus sekolah. “Memang ada beberapa sekolah yang masuk sampai hari Sabtu. Ini yang kadang kami berpikir, khawatirnya tidak efektif di hari Sabtu,” ungkap Makrus.

Menurut Makrus, operasional bus sekolah pada hari Sabtu berpotensi menimbulkan biaya yang tidak sebanding dengan jumlah penumpang yang terlayani. “Nanti banyak biayanya kalau hanya mengantar lima atau enam siswa saja,” pungkasnya. (nov/tyo)

Editor : Karen Wibi
#bus sekolah #nganjuk