Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya Video

Ratusan Miliar untuk Sekolah Rakyat

Karen Wibi • Senin, 19 Januari 2026 | 18:29 WIB

SEDOT RATUSAN MILIAR: Eskavator meratakan lahan yang akan dibangun Sekolah Rakyat di Desa Balonggebang, Kecamatan Gondang. Sekolah Rakyat menyerap anggaran ratusan miliar dari pemerint
SEDOT RATUSAN MILIAR: Eskavator meratakan lahan yang akan dibangun Sekolah Rakyat di Desa Balonggebang, Kecamatan Gondang. Sekolah Rakyat menyerap anggaran ratusan miliar dari pemerint

Tidak Pakai APBD Kabupaten Nganjuk

NGANJUK, JP Radar ­Nganjuk- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nganjuk memastikan akan ada Sekolah Rakyat (SR) di Kota Angin. Tidak tanggung-tanggung, untuk membangun proyek strategis nasional (PSN) itu, pemerintah harus merogoh  ratusan miliar.

Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi mengatakan, akan ada sekolah rakyat yang akan beroperasi di Kota Angin. “Rencananya akan ada sekolah rakyat yang beroperasi pada tahun ajaran depan,” ujarnya kepada wartawan koran ini.

Anggaran yang dikeluarkan untuk pembangunan sekolah rakyat itu juga tak sedikit. Hingga ratusan miliar. Namun dipastikan pembangunan sekolah rakyat tidak akan mempengaruhi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Nganjuk. Karena seluruh anggaran pembangunan sekolah rakyat akan ditanggung oleh pemerintah pusat. Sedangkan, pemerintah daerah hanya kebagian untuk menyediakan lahan pembangunan sekolah.

Marhaen menjelaskan, untuk membangun sekolah rakyat, pemerintah pusat harus menggelontorkan anggaran hingga Rp 911 miliar. Kontraktor yang mengerjakan proyek tersebut adalah PT Brantas Abipraya. 

Namun,vanggaran dari APBN tahun 2025 dan 2026 itu tidak hanya untuk sekolah rakyat di Nganjuk. Melainkan juga untuk di Kabupaten Ngawi, Madiun, dan Pacitan. “Dari Rp 911 miliar itu, anggaran untuk sekolah rakyat di Nganjuk sekitar Rp 250 miliar,” tambahnya.

Sedangkan di Nganjuk, pembangunan sekolah rakyat dilakukan di Desa Balonggebang, Kecamatan Gondang. Sekolah tersebut dibangun di tanah milik Pemkab Nganjuk dengan luas 52 ribu meter persegi.

Nantinya sekolah tersebut akan diperuntukkan untuk tiga jenjang pendidikan sekaligus. Yakni mulai dari SD, SMP, dan SMA. Rencananya tahun ajaran baru akan dimulai pada Juli-Agustus mendatang. “Semoga pembangunan dapat selesai tepat waktu,” imbuhnya.

Lebih lanjut Marhaen menjelaskan, dirinya berharap sekolah rakyat dapat membawa banyak manfaat. Terlebih bagi calon siswa yang berasal dari keluarga kurang mampu. Karena dengan adanya sekolah rakyat, mereka bisa mendapat pendidikan yang terjangkau. “Sekolah rakyat ini benar-benar ditujukan untuk masyarakat kurang mampu. Harapannya agar mereka dapat memiliki akses untuk mengenyam pendidikan yang berkualitas,” tandasnya. (wib/tyo)

Editor : Karen Wibi
#nganjuk #Sekolah Rakyat