Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya Video

Ratusan CJH Mengurus Biovisa ke Tanah Suci

Novanda Nirwana • Minggu, 25 Januari 2026 | 10:00 WIB

Persiapan keberangkatan jemaah haji tahun ini terus dikebut.
Persiapan keberangkatan jemaah haji tahun ini terus dikebut.

NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Persiapan keberangkatan jemaah haji tahun ini terus dikebut. Saat ini, fokus utama Kantor Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Nganjuk berada pada penyelesaian paspor jemaah. Selain itu, proses perekaman biovisa juga mulai berjalan secara bertahap.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Nganjuk Zainal Abidin Hanif Kamaloddin menyampaikan, proses biovisa merupakan tahapan awal sebelum pendaftaran visa haji. Nantinya visa akan diproses lebih lanjut oleh Kantor Wilayah Kementerian Agama. “Ini masih proses biovisa. Setelah selesai, datanya kami kirim ke kanwil. Pendaftaran visa nantinya dilakukan di sana,” ujarnya.

Menurutnya, biovisa berfungsi sebagai pengambilan dan verifikasi data awal jemaah, termasuk data biometrik. Hingga saat ini, sekitar 500 jemaah telah menjalani proses tersebut. “Biovisa ini semacam data awal. Kalau datanya aman, nanti tinggal diproses lanjutan oleh kanwil,” jelasnya.

Namun dalam pelaksanaannya, masih ditemui sejumlah kendala. Hanif menyebut hambatan yang muncul tergolong klasik, terutama pada proses perekaman sidik jari. “Kendalanya cuman tekstur sidik jari. Artinya, ada yang mudah terbaca, ada juga yang tidak,” ujarnya.

Meski demikian, dia memastikan kendala tersebut masih bisa diatasi melalui proses ulang dan konsultasi langsung dengan jemaah. Pihaknya juga terus membuka layanan konsultasi bagi jemaah yang mengalami kesulitan administrasi, baik terkait paspor, pelunasan, maupun biovisa. “Yang penting datanya lengkap dan aman. Kalau itu sudah beres, proses berikutnya tinggal menunggu dari kanwil,” ujarnya.

Dengan dikebutnya tahapan ini, diharapkan seluruh calon Jemaah haji yang telah melunasi biaya haji dapat segera menyelesaikan administrasi. Sehingga, sebelum jadwal penetapan keberangkatan ditentukan. (nov/tyo)

Editor : Karen Wibi
#haji #nganjuk