Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya Video

Saldo PPPK Paruh Waktu di Nganjuk Langsung Jadi Nol

Karen Wibi • Selasa, 10 Februari 2026 | 15:07 WIB

Kosongkan Rekening untuk Bayar Utang.
Kosongkan Rekening untuk Bayar Utang.

Kosongkan Rekening untuk Bayar Utang 

NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Gaji pertama Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nganjuk tak bertahan lama. Setelah klunting, ribuan PPPK paruh waktu langsung menyerbu BPR Anjuk Ladang. Mereka mencairkan gaji pertamanya sebagai PPPK paruh waktu. “Saya ambil semua gaji PPPK paruh waktu,” ujar NU, salah satu PPPK paruh waktu kemarin.

Menurut NU, gaji pertama PPPK paruh waktu yang diterimanya lebih tinggi daripada saat menjadi tenaga honorer. Namun, penambahannya tidak banyak. “Alhamdulillah lebih tinggi,” ujarnya. 

NU mengatakan, sebenarnya, dia sudah memiliki ATM dan Aplikasa Stamba. Namun, NU khawatir error. Karena kabarnya, aplikasi tersebut sempat down. Sehingga, butuh belasan menit untuk transaksi. “Daripada error ya saya ke Bank Anjuk Ladang saja untuk ambil tunai,” ujarnya. 

NU mengatakan, semua gajinya sengaja diambil karena butuh uang untuk banyak utang. Selama sebulan ini, dia sudah berutang sembako di warung kelontong untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. “Langsung habis,” ujarnya. 

Hal senada diungkapkan Yi, salah satu PPPK paruh waktu. Dia memilih mentransfer semua uang di rekening BPR Anjuk Ladang ke rekening bank swasta. “Semuanya saya transferkan,” ujarnya. 

Yi mengaku bersyukur, transaksi dengan menggunakan Aplikasi Stamba berjalan lancar. Walaupun butuh waktu belasan menit. “Sudah berhasil dipakai transfer,” ujarnya. 

  Perlu diketahui, Pemkab Nganjuk melalui Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Nganjuk telah menyetorkan seluruh gaji PPPK paruh waktu sejak 31 Januari lalu. Proses pencairan lalu bisa dilakukan oleh masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD).

Namun karena 31 Januari adalah akhir pekan, maka banyak OPD yang belum bisa mencairkan gaji. Alhasil gaji bulan Januari pada PPPK paruh waktu baru bisa dicairkan beberapa hari setelahnya.

Sayangnya masalah kembali muncul. Karena ribuan PPPK paruh waktu langsung transaksi di aplikasi Stamba bersamaan. Akibatnya, aplikasi sempat error karena banyak pengguna yang bertransaksi di menit yang sama dan hari yang sama. (wib/tyo)

Editor : Karen Wibi
#PPPK Paruh Waktu #nganjuk