Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya Video

Pembangunan KMP di Nganjuk Harus Selesai April

Karen Wibi • Rabu, 11 Februari 2026 | 13:16 WIB

TUNTAS: Bangunan Koperasi Merah Putih di Kelurahan Cangkringan, Kecamatan Nganjuk siap digunakan.
TUNTAS: Bangunan Koperasi Merah Putih di Kelurahan Cangkringan, Kecamatan Nganjuk siap digunakan.

NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Proses pembangunan Koperasi Merah Putih (KMP) terus dikebut di Kabupaten Nganjuk. Terakhir, sebanyak 10 bangunan fisik KMP telah rampung. Ditargetkan KMP tersebut akan mulai beroperasi antara akhir April atau awal Mei mendatang. Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi mengatakan, hingga saat ini, ada sekitar 20 KMP yang bangunannya telah nyaris rampung. “Puluhan bangunan KMP sudah rampung. Beberapa lainnya masih dalam proses pembangunan,” ujarnya kepada wartawan koran ini.

Marhaen menjelaskan, awal Desember lalu, ada sebanyak 20 kelurahan dan desa yang memulai permbangunan KMP terlebih dahulu. Sebanyak 20 KMP itu dijadikan percontohan untuk kelurahan dan desa lain.

Setelah dikebut, saat ini, pembangunan fisik di 20 KMP itu telah rampung. Contohnya seperti di Kelurahan Cangkringan, Kecamatan Nganjuk dan Kelurahan/Kecamatan Sukomoro. Bangunan yang berdiri di atas tanah seluas 1.000 meter persegi itu telah rampung. Para pekerja tinggal melakukan finishing pada beberapa bagian bangunan.

Setelah rampung, menurut Marhaen, KMP tersebut akan memulai proses pengisian. Rencananya pengisian akan dilakukan dalam satu hingga dua bulan ke depan. Karena sesuai target, KMP tersebut akan diresmikan dan beroperasi di tahun ini. Yakni antara akhir April hingga awal Mei. “Nanti akan ada peresmian secara serentak oleh presiden,” tambahnya.

Sementara itu, selain 20 KMP tersebut, sebanyak puluhan KMP lainnya juga terus dikebut. Proses pembangunan juga telah dilakukan. Dengan targetnya akan selesai dalam beberapa minggu ke depan.

Namun sayangnya, ada beberapa desa yang masih belum memulai pembangunan KMP. Alasannya karena masalah lokasi yang belum ditentukan. Marhaen menyebut, masih ada beberapa desa yang kesulitan dalam menentukan titik lokasi pembangunan. Dengan dalih desa tersebut tidak memiliki lahan seluas 1.000 meter persegi. “Kami masih terus mengebut penyelesaian pada desa yang belum menentukan titik lokasi pembangunan KMP,” pungkasnya. (wib/tyo)

Editor : Karen Wibi
#nganjuk #Koperasi Merah Putih