Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya Video

SFF Sisi Barat Segera Dibuka, Pemkab Nganjuk Gandeng Pihak Ketiga Lagi?

Karen Wibi • Kamis, 12 Februari 2026 | 17:10 WIB

MULAI BERBENAH: Pekerja memperbaiki stan di Slumbung Food Festival (SFF) sisi barat kemarin. Pemkab Nganjuk menggandeng pihak swasta untuk menghidupkan SFF di sisi barat yang mangkrak.
MULAI BERBENAH: Pekerja memperbaiki stan di Slumbung Food Festival (SFF) sisi barat kemarin. Pemkab Nganjuk menggandeng pihak swasta untuk menghidupkan SFF di sisi barat yang mangkrak.

NGANJUK, JP Radar ­Nganjuk- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nganjuk berencana untuk kembali membuka Slumbung Food Festival (SFF) sisi barat. Pembukaan SFF sisi barat itu sendiri akan dilakukan dalam waktu dekat.

Kepastian itu dikatakan langsung oleh Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata (Disporabudpar) Kabupaten Nganjuk Gunawan Widagdo. Dia mengatakan, pembukaan SFF sisi barat akan dilakukan setelah seluruh proses renovasi rampung dilakukan. “Dalam waktu dekat akan dibuka kembali. Saat ini sedang dalam proses finishing renovasi,” ujarnya kepada wartawan koran ini.

Pembukaan SFF di sisi barat itu dilakukan setelah adanya respon positif dari pembukaan SFF di sisi Timur. Sebelumnya, pada 6 Desember lalu, Pemkab Nganjuk kembali membuka SFF di sisi Timur. Respon dari masyarakat positif. Hingga membuat Pemkab Nganjuk berencana untuk membuka kembali SFF di sisi Timur.

Kini proses pembukaan kembali SFF di sisi Barat tinggal menunggu waktu. Pemkab Nganjuk sedang melakukan renovasi. Sesuai target, renovasi akan dirampungkan dalam beberapa hari ke depan. Hingga dilanjutkan dengan pengisian stan oleh pedagang. “Harapannya saat puasa sudah bisa kembali dibuka,” tambahnya.

Seperti diketahui, pada tahun 2024 lalu, Pemkab Nganjuk bekerjasama dengan pihak ketiga untuk mengelola SFF. Sayangnya kesepakatan antara Pemkab Nganjuk dan pihak ketiga tidak bertahan lama. SFF ditutup sebelum waktu kontrak habis. Hal itu dilakukan karena pengunjung di SFF yang terus menurun.

Sejak putus kontrak dengan pihak ketiga, Pemkab Nganjuk tidak lagi mengelola SFF. Selama sekitar satu tahun aset milik daerah itu mangkrak. Lebih parahnya, selama mangkrak, aset tersebut sering digunakan oleh gelandangan. Entah itu digunakan untuk istirahat atau tidur di malam hari.

Hingga akhirnya, pada 6 Desember lalu, SFF kembali dibuka. Namun pembukaan dilakukan secara bertahap. Pada waktu itu, baru SFF di sisi Timur yang dibuka. Pemkab Nganjuk menggandeng paguyuban pedagang kaki lima (PKL) dari Kabupaten Nganjuk. (wib/tyo)

Editor : Miko
#pembukaan SFF Ramadan #PKL Nganjuk #berita nganjuk terbaru #Slumbung Food Festival #SFF Nganjuk #Disporabudpar Nganjuk #SFF sisi barat #wisata kuliner Nganjuk