NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Ribuan warga Kabupaten Nganjuk kompak melakukan kerja bakti kemarin (18/2). Kegiatan kerja bakti tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi.
Informasi yang dihimpun wartawan koran ini, kerja bakti dilakukan secara serentak. Pesertanya adalah seluruh masyarakat di Kabupaten Nganjuk. Mulai dari pelajar, aparatur sipil negara (ASN), hingga masyarakat sipil. “Kami melakukan kerja bakti serentak mulai pukul 06.00 WIB,” ujar Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi kepada wartawan koran ini.
Kerja bakti dimulai dengan apel yang dilakukan di Alun-Alun Nganjuk. Apel tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Marhaen. Dalam sambutannya, Marhaen menyampaikan kegiatan kerja bakti sebagai upaya untuk meningkatkan rasa gotong royong pada masyarakat.
Selain itu, menurut Marhaen, kegiatan kerja bakti ditujukan untuk meningkatkan kebersihan di masing-masing lingkungan. Mulai di lingkungan perkampungan, perkantoran, hingga fasilitas umum lainnya.
Seperti yang dilakukan oleh Marhaen kemarin. Setidaknya Marhaen melakukan kerja bakti di empat titik yang berbeda. Dimulai di Alun-Alun Nganjuk, Kecamatan Gondang, Lengkong, hingga Patianrowo.
“Saya langsung memimpin kerja bakti di beberapa titik. Salah satunya di Alun-Alun Nganjuk,” tambah politisi PDI Perjuangan itu.
Di Alun-Alun Nganjuk, Marhaen melakukan kerjasama bersama ribuan siswa SD dan SMP yang ada di Kecamatan Nganjuk. Kerja bakti tersebut dimulai di Alun-Alun Nganjuk. Hingga meluas ke beberapa titik lainnya. Salah satunya di sepanjang Jalan Ahmad Yani.
Lebih lanjut, Marhaen mengimbau kepada masyarakat Nganjuk tidak sungkan untuk saling mengingatkan. Terlebih mengingatkan tentang kebersihan di masing-masing lingkungan. Salah satunya ketika melihat masyarakat yang masih enggan membuang sampah di tempat sampah.
“Kalau ada warga yang masih buang sampah sembarangan langsung tegur saja. Kalau bermasalah nanti biar saya atasi,” tegasnya.
Sementara itu, kemarin, Marhaen juga didampingi Wakil Bupati Nganjuk Trihandy Cahyo Saputro, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), hingga kepala organisasi perangkat daerah (OPD). Mereka kompak melakukan kerja bakti. (wib/tyo)
Editor : Karen Wibi