RADARNGANJUK.JAWAPOS.COM – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nganjuk meminta masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca ekstrem yang diprediksi terjadi pada Selasa, 7 April 2026. Berdasarkan data terbaru dari BMKG Juanda, wilayah Nganjuk dan sekitarnya berpotensi mengalami hujan petir sejak pagi hingga sore hari. Kondisi ini diperkirakan akan berlanjut dengan intensitas hujan ringan pada malam hingga dini hari, meski cuaca secara umum tampak cerah berawan di beberapa waktu tertentu.
Menanggapi prakiraan tersebut, Kabid Logistik dan Kedaruratan BPBD Nganjuk, Purwo Hadi Setiyo Wicaksono, mengingatkan warga agar tidak lengah meskipun matahari sempat muncul di pagi hari. Pria yang akrab disapa Wicaksono tersebut menjelaskan bahwa suhu udara hari ini berada di kisaran 14 hingga 33 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan yang cukup tinggi mencapai 100 persen. Angin yang bertiup dari arah utara dengan kecepatan mencapai 19 km/jam juga menjadi perhatian khusus bagi tim di lapangan.
Wicaksono menegaskan bahwa koordinasi lintas sektor terus diperkuat untuk mengantisipasi dampak dari potensi hujan petir ini, terutama di wilayah-wilayah yang rawan genangan atau pohon tumbang. BPBD Nganjuk saat ini dalam posisi siaga guna memantau perkembangan cuaca secara real-time dan siap melakukan tindakan darurat jika diperlukan. Masyarakat diminta untuk segera melaporkan jika menemukan kondisi yang membahayakan di lingkungan sekitar akibat cuaca buruk tersebut.
Selain waspada terhadap petir, Wicaksono juga mengimbau para pengendara untuk lebih berhati-hati karena jarak pandang dan kondisi jalan yang licin saat hujan turun. Kedisiplinan warga dalam memantau informasi resmi diharapkan dapat meminimalisir risiko kerugian materiil maupun korban jiwa. Penyesuaian aktivitas di luar ruangan menjadi sangat penting agar seluruh warga Kabupaten Nganjuk tetap aman di tengah kondisi cuaca yang fluktuatif ini.