Berita Seputar Nganjuk Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya

Puting Beliung Terjang Belasan Rumah di Ngadipiro

Karen Wibi • Rabu, 8 April 2026 - 19:48 WIB
Kondisi rumah rusak di Desa Ngadipiro, Kecamatan Wilangan. Total ada belasan rumah yang rusak
Kondisi rumah rusak di Desa Ngadipiro, Kecamatan Wilangan. Total ada belasan rumah yang rusak

 

NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Belasan rumah di Desa Ngadipiro, Kecamatan Wilangan dihantam angin puting beliung pada Senin malam (6/4). Akibatnya banyak rumah yang mengalami kerusakan hingga kerugian mencapai ratusan juta rupiah.

          Budiono, 40, warga setempat mengatakan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 16.30 WIB. Saat itu, hujan deras. Satu jam berselang, angin kencang tiba-tiba menghantam Desa Ngadipiro dan sekitarnya. “Tiba-tiba ada angin kencang datang,” ujarnya.

          Angin kencang itu hanya berlangsung dalam hitungan menit saja. Meski hanya hitungan menit, kerusakan yang ditimbulkan luar biasa besar. Ada belasan pohon berbagai ukuran yang tumbang. Bahkan, salah satu pohon mangga berukuran besar ambruk dan menimpa rumah milik Budiono.

          Angin kencang tidak hanya menyebabkan pohon tumbang. Melainkan juga membuat belasan atap rumah milik warga rusak. Mulai dari rangka kayu yang ambruk hingga genting yang tersapu hingga jatuh berserakan. “Dua rumah dan satu gudang milik saya rusak,” tambah Budiono sembari mengatakan dia mengalami kerugian hingga sekitar Rp 50 juta.

          Sementara itu, Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nganjuk Sutomo mengatakan angin kencang yang terjadi di Desa Ngadipiro menyebabkan belasan rumah rusak. “Belasan rumah mengalami kerusakan pada atap. Lalu, ada satu gudang yang ambruk,” ujarnya.

          Beruntung, menurut Sutomo, tidak ada korban luka atau jiwa dalam kejadian itu. Warga berhasil menyelamatkan diri dengan cara bersembunyi di dalam rumah. Meski demikian, ada kerugian materiil yang disebabkan oleh angin kencang. Dari hitungan awal, kerugian sekitar puluhan juta rupiah.

          Kemarin (7/4), petugas dari BPBD Nganjuk sudah diterjunkan ke lokasi kejadian. Mereka melakukan evakuasi pada beberapa rumah yang mengalami kerusakan. Ditambah saat ini petugas sedang melakukan asesmen. Tujuannya untuk mengukur sejauh mana kondisi kerusakan pada rumah milik warga. “Petugas dari BPBD, polsek, hingga koramil langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan evakuasi,” tambahnya.

          Sutomo mengatakan, angin puting beliung masih mungkin terjadi di Nganjuk. Karena cuaca ekstrem masih akan terjadi hingga beberapa hari ke depan. “Masyarakat harus berhati-hati dan waspada,” ingatnya. (wib/tyo)

 

Editor : rekian
#rumah rusak #Kabupaten Nganjuk #angin puting beliung