RADARNGANJUK.JAWAPOS.COM– Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nganjuk meminta masyarakat untuk tetap waspada terhadap perubahan cuaca yang fluktuatif. Berdasarkan prakiraan cuaca dari BMKG Juanda per Minggu (19/4), wilayah Jawa Timur, termasuk Nganjuk, berpotensi mengalami hujan ringan meski kondisi pagi hari cenderung cerah.
Kabid Logistik dan Kedaruratan BPBD Kabupaten Nganjuk, Purwo Hadi Setiyo Wicaksono, menjelaskan bahwa potensi hujan ringan diprediksi terjadi pada pagi, siang, hingga dini hari. Selain hujan, suhu udara tercatat cukup ekstrem dengan rentang antara 14 hingga 35 derajat Celsius.
“Kami mengimbau warga untuk memperhatikan kondisi fisik karena suhu udara cukup dinamis. Kelembapan udara juga terpantau tinggi, mencapai 100 persen,” ujar pria yang akrab disapa Wicaksono tersebut.
Poin yang menjadi perhatian khusus BPBD adalah kecepatan angin yang mencapai 37 km/jam dari arah utara. Menurut Wicaksono, kecepatan angin tersebut masuk dalam kategori yang perlu diwaspadai, terutama bagi masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan atau bertempat tinggal di dekat pohon besar dan papan reklame.
“Angin dari utara cukup kencang, puncaknya bisa sampai 37 km/jam. Kami harap masyarakat waspada terhadap potensi dahan pohon patah atau fasilitas umum yang rentan roboh,” tambahnya.
Untuk malam hari, cuaca diprakirakan akan berawan tebal dengan peluang terjadinya udara kabur. Kondisi ini dapat menurunkan jarak pandang bagi pengendara yang melintas di wilayah Nganjuk, terutama di area perbukitan atau jalur antarkota.
Pihak BPBD Kabupaten Nganjuk memastikan tim reaksi cepat tetap bersiaga 24 jam untuk mengantisipasi segala kemungkinan dampak cuaca hari ini. “Personel dan logistik selalu dalam posisi siap (standby). Jika ada kejadian darurat akibat cuaca, segera lapor ke posko BPBD terdekat,” pungkas Wicaksono.
Editor : rekian