Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya Video

Mau Panen, Tanaman Brambang di Wilangan Nganjuk Diracun Orang Tidak DIkenal

Karen Wibi • Rabu, 22 April 2026 | 20:58 WIB
Tanaman bawang merah yang diracun di Kecamatan Wilangan
Tanaman bawang merah yang diracun di Kecamatan Wilangan

 

NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Sulistiyono Bagus Dewantara, 27, petani asal Desa/Kecamatan Wilangan pusing tujuh keliling. Hal itu setelah tanaman bawang merah atau brambang miliknya diracun oleh orang tidak dikenal. Akibatnya, Bagus mengalami kerugian hingga ratusan juta.

Bagus menceritakan, kejadian itu diduga terjadi pada Minggu (19/4). Saat Bagus hendak menyiram tanaman brambang miliknya, tiba-tiba ada yang aneh. Brambang yang terlihat segar mulai layu. “Brambang sudah terlihat mau mati,” ujarnya kepada wartawan koran ini.

Saat itu, Bagus mengecek air yang digunakan untuk menyiram. Air terlihat berwarna putih. Kemudian, ada bau menyengat. Saat itulah, ribuan tanaman brambang miliknya sudah dalam keadaan layu. Bahkan sudah banyak tanaman yang benar-benar mati. Ciri-cirinya adalah daun tanaman yang sudah menguning. “Yang mati tidak hanya tanaman brambang, tapi juga rumput di sepanjang saluran air,” tambahnya.

Bagus langsung panik. Dia lalu mengecek kondisi tanaman brambang di sekitar sawah miliknya. Namun semuanya masih dalam keadaan segar. Hanya tanaman brambang milik Bagus yang mati. “Saya baru sadar, jangan-jangan cairan putih Sabtu kemarin itu adalah racun,” imbuhnya.

Setelah kejadian, kemarin (20/4), Bagus langsung melapor ke Polsek Wilangan. Petugas kepolisian langsung datang ke lokasi kejadian. Mereka melakukan penyelidikan. Yakni dengan mengambil beberapa barang bukti. Salah satunya adalah tanaman brambang, tanah, hingga air yang digunakan untuk menyirami tanaman brambang.

Lalu berapa kerugian yang didapat oleh Bagus? Menanggapi pertanyaan itu, Bagus menjelaskan, luas tanah yang digunakan untuk menanam brambang adalah 150 Ru. Dari luas tersebut, menurut Bagus, dirinya bisa panen sebanyak 2 ton brambang untuk benih. Harga untuk 1 kilogram brambang benih adalah Rp 55 ribu. Artinya Bagus mengalami kerugian sekitar Rp 110 juta bahkan lebih. “Semoga pelaku segera tertangkap,” harapnya. (wib/tyo)

 

Editor : Karen Wibi
#tanaman bawang merah #bawang merah nganjuk #berita kejadian nganjuk #Kabupaten Nganjuk