Woro Widyawati berhasil menjadi juara Geometric Colour Fest kategori Taman Kanak-kanak (TK). Anak TK Satu Atap Berbek itu berhasil memukai dewan juri dengan gambar ikon-ikon di Kabupaten Nganjuk. Bahkan, Kang Marhaen dibuat kagum saat melihat karyanya.
“Juara pertama Geometric Colour Fest kategori Taman Kanak-kanak (TK) adalah…Woro Widyawati,” ujar Yudi Goser, pembawa acara dalam acara Geometric Colour Fest yang digelar oleh Jawa Pos Radar Nganjuk. Setelah disebut, dari arah belakang, tampak seorang anak perempuan yang bersorak kegirangan. Senyumnya lebar, tangannya melambai ke arah pembawa acara. Memberi tanda jika dirinya adalah pemenang Geometric Colour Fest kategori TK.
Ya, anak kecil itu bernama Woro Widyawati. Siang itu dirinya berhasil menjadi pemenang Geometric Colour Fest kategori TK. “Saya senang bisa menang. Saya senang bisa dapat hadiah,” ujarnya saat ditemui di sela-sela acara Kamis kemarin (23/4).
Kegembiraan siang itu ternyata tidak hanya dirasakan oleh Woro. Melainkan juga kedua orang tuanya. Kebetulan, siang itu, Woro datang bersama kedua orang tuanya. Mereka adalah Mochamad Machtiar Maruf dan Sinta Rohmatul Hidayah. Namun hanya sang ayah, Machtiar, yang ikut membantu Woro dalam mengerjakan karya.
Tentu Machtiar mengaku bangga dengan capaian yang didapat oleh sang anak. Karena menurutnya, acara Kamis kemarin menjadi ajang lomba pertama yang diikuti oleh Woro bersama Machtiar. Tak diduga, pada ajang lomba pertama itu, Woro berhasil menyabet juara pertama. “Saya sangat bangga dengan anak saya. Dia berhasil meraih juara pertama,” tambahnya.
Machtiar tak menyangka jika sang anak bisa meraih juara pertama. Terlebih, menurutnya, banyak karya peserta lain yang dianggap karyanya keren-keren “Saya dan Woro juga tidak banyak berlatih. Hanya sedikit waktu kalau sudah senggang di malam hari,” imbuh keluarga yang berasal dari Desa Patranrejo, Kecamatan Berbek itu.
Namun beruntung, karya milik Woro dan Machtiar berhasil dipilih oleh dewan juri untuk menjadi pemenang. Menurut Machtiar, kemenangan yang diraihnya itu tak jauh dari objek yang digambar oleh dirinya bersama sang anak. Di dalam perlombaan itu, Machtiar dan Woro sepakat untuk menggambar ikon-ikon yang berasal dari Kabupaten Nganjuk. Seperti Candi Ngetos, Tugu Jayastamba, Tritik, Goa Margo Tresno, hingga Tugu Keris di Berbek. Tidak lupa Machtiar dan Woro juga menggambar Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi dan Wakil Bupati Trihandy Cahyo Saputro. “Semoga acara Geometric Colour Fest bisa diadakan oleh Jawa Pos Radar Nganjuk setiap tahun,” harapnya.
Sementara itu, Kang Marhaen juga memuji karya Woro dan Machtiar. “Bagus ada banyak ikon Nganjuk dan gambar saya dan Mas Wabup juga,” pujinya. (wib/tyo)
Editor : Karen Wibi