Liring Puspita Wulaningrum tidak hanya seorang guru dan menjabat kepala sekolah. Liring juga aktif menekuni dunia tarik suara. Dia menjadi penyanyi di YouTube dan sering menjadi juri menyanyi di tingkat Kabupaten Nganjuk.
KAREN WIBI-NGANJUK, JP Radar Nganjuk
Kepala SDN 3 Sonoageng Liring Puspita Wulaningrum menjadi kepala sekolah yang supersibuk. Dia harus fokus dalam menyiapkan tes kemampuan akademik (TKA) bagi anak didiknya. Untuk menyiapkan itu, setiap harinya, ibu dua anak itu harus siap nglembur di sekolah. Dia baru bisa pulang ke rumah yang berada di Desa Sonoageng, Kecamatan Prambon menjelang malam hari.
Meski memiliki banyak pekerjaan sebagai kepala sekolah, Liring mengaku tidak pernah stres. Alasannya karena dia memiliki banyak pelampiasan ke hal-hal yang positif. Dua diantaranya adalah dengan menyanyi dan makeup. “Saya itu sering mengisi waktu luang dengan bernyanyi dan berdandan,” ujarnya kepada wartawan koran ini.
Ya benar, perempuan kelahiran Kota Surabaya itu adalah seorang penyanyi. Dia sering meluangkan waktu kosong dengan bernyanyi di rumah. Bahkan kegiatan menyanyinya itu sering direkam dan diupload di media sosial. Salah satunya di Youtube.
Di Youtube, Liring sudah aktif membuat konten sejak tahun 2015 lalu. Bahkan, hingga saat ini, Liring sudah mengupload 155 video. Mayoritas video-videonya merupakan konten menyanyi. “Saya juga sering membuat video klip untuk konten-konten menyanyi saya,” tambahnya.
Tidak hanya jago menyanyi, Liring diketahui juga jago dalam berdandan. Bahkan kemampuannya itu sudah ada sejak dirinya kecil. Salah satu buktinya adalah ketika Liring memiliki cita-cita untuk bekerja di bank. “Saya dulu bercita-cita bekerja di bank. Alasannya karena terlihat seru, bisa terlihat cantik setiap hari,” tambahnya.
Sayangnya cita-cita bekerja di bank tak pernah terjadi. Karena Liring memilih untuk menjadi guru Bahasa Inggris. Alasannya karena dia diminta untuk menjadi guru oleh sang ibu. “Ibu saya ingin punya anak yang menjadi seorang guru. Akhirnya saya wujudkan,” imbuhnya.
Tak disangka permintaan sang ibu dapat membawa berkah. Karena permintaan itu yang akhirnya membawa Liring sampai ke tahap ini. Yakni menjadi Kepala SDN 3 Sonoageng. “Doa dari ibu sangat luar biasa. Saya bisa sampai saat ini karena doa beliau,” pungkasnya. (wib)
Editor : Karen Wibi