Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya Video

Peresmian Museum Marsinah Mundur

Novanda Nirwana • Jumat, 1 Mei 2026 | 19:17 WIB
Prasasti untuk tanda tangan Prasasti untuk tanda tangan Presiden Prabowo harus diganti
Prasasti untuk tanda tangan Prasasti untuk tanda tangan Presiden Prabowo harus diganti

 

NGANJUK, JP Radar Nganjuk– Peresmian Museum Marsinah molor. Hal ini karena Presiden RI Prabowo Subianto yang direncanakan ke Nganjuk pada 2 Mei 2026, dibatalkan. Prabowo dikabarkan memilih memprioritaskan agenda nasional peringatan Hari Buruh Internasional di Monumen Nasional. Sehingga kunjungan ke daerah harus dijadwal ulang.

Kepastian penundaan kunjungan ke Nganjuk tersebut disampaikan Bupati Marhaen Djumadi. Menurut Kang Marhaen, perubahan jadwal justru memberi ruang lebih luas bagi pemerintah daerah untuk mematangkan seluruh persiapan.

“Beliau (Prabowo Subianto, red) fokus pada kegiatan May Day di Monas, sehingga jadwal ke Nganjuk diundur. Justru kami senang karena persiapan bisa lebih maksimal,” ujarnya.

Marhaen mengungkapkan, semula kunjungan Presiden direncanakan berdekatan dengan momentum peringatan Hari Buruh. Namun, kondisi tersebut dinilai berisiko karena berpotensi memicu lonjakan massa dalam jumlah besar ke Nganjuk.

Pasalnya, agenda kunjungan Presiden ke Nganjuk juga berkaitan langsung dengan peresmian Museum Marsinah. Sosok Marsinah memiliki nilai historis kuat bagi kalangan buruh, sehingga momentum ini diprediksi menarik perhatian luas dari berbagai daerah.

“Ini May Day pertama setelah penetapan Marsinah sebagai pahlawan nasional pasti banyak buruh dan peziarah dari seluruh Indonesia yang datang dan berkumpul di sini,” jelasnya.

Marhaen menambahkan, penundaan ini sekaligus menjadi langkah antisipasi untuk menjaga kondusivitas wilayah. Dengan pengaturan waktu yang lebih longgar, pemerintah dapat mengatur skenario pengamanan, rekayasa lalu lintas, hingga kesiapan fasilitas pendukung secara lebih optimal.

Berdasarkan informasi sementara, jadwal kunjungan Presiden kemungkinan akan digeser pada rentang 8 hingga 11 Mei mendatang. Namun demikian, kepastian tanggal masih menunggu keputusan resmi dari pemerintah pusat.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Nganjuk AKP Fajar Kurniadi membenarkan adanya informasi penundaan kedatangan Prabowo ke Nganjuk. Pihak kepolisian juga masih menunggu kepastian jadwal baru untuk menyesuaikan rencana pengamanan. “Informasi awal memang diundur. Untuk tanggal pastinya kami belum ada info lebih lanjut,” ungkapnya. (nov/tyo)

Editor : rekian
#Museum Marsinah #hari buruh #Presiden Prabowo