Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya Video

Bayar Pakir Pake QRIS Sepi Peminat

Novanda Nirwana • Kamis, 7 Mei 2026 | 16:31 WIB
Pengendara sepeda motor dengan nopol luar kota membayar parkir pakai QRIS
Pengendara sepeda motor dengan nopol luar kota membayar parkir pakai QRIS

 

NGANJUK, JP Radar Nganjuk – Pembayaran parkir non-berlangganan menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di Kota Angin sepi peminat. Selama enam hari uji coba, warga yang mengendarai motor atau mengemudikan kendaraan dengan nopol luar Nganjuk dan parkir di Kota Angin, hanya bisa dihitung dengan jari yang bayar pake QRIS. “Hanya satu atau dua orang yang bayar pakai QRIS,” ujar Bandi, 51, jukir di Jalan A. Yani Nganjuk. 

Menurut Bandi, mayoritas pengendara atau pengemudi membayar retribusi parkir non-berlangganan dengan cara tunai. Hal ini karena mereka terbiasa membayar tunai. Apalagi, uang retribusi parkir untuk sepeda motor hanya Rp 2 ribu dan mobil Rp 3 ribu. “Paling satu dua orang yang pakai QRIS, selebihnya masih tunai,” ujarnya.

Menurut Bandi, Jukir sudah menawarkan opsi pembayaran menggunakan QRIS. Namun, sebagian besar  tetap memilih membayar secara tunai. Alasannya sederhana, yakni dinilai lebih cepat dan praktis. “Sudah saya tawarkan, tapi ya mereka maunya tunai. Memang kalau tunai itu langsung, cepat,” katanya.

Meski demikian, Bandi menilai sistem QRIS tetap memiliki keunggulan, terutama dari sisi pencatatan dan transparansi. Ia pun menyadari bahwa sebagai petugas, dirinya harus mengikuti perkembangan zaman. “Sekarang zamannya sudah berubah, digital semua. Ya, kita juga harus ikut menyesuaikan,” imbuhnya.

Sementara itu, Hariyanto, 32, warga Pare, Kabupaten Kediri yang bekerja di Kabupaten Nganjuk mengaku lebih suka membayar retribusi parkir non-berlangganan secara tunai. “Kalau bayar pakai QRIS itu harus scan barcode menggunakan handphone. Kalau tunai, tinggal kasihkan uang Rp 2 ribu,” ujarnya.

Selain itu, Hariyanto mengatakan, tidak setiap saat saldo M-Banking itu ada isinya. Sehingga, jika mau menggunakan QRIS harus mengecek terlebih dulu saldonya. “Enak bayar tunai kalau parkir,” ujarnya.  (nov/tyo)

Editor : rekian
#parkir kendaraan #jasa parkir #pembayaran non tunai #non berlangganan #retribusi parkir