Bupati Marhaen Dampingi Presiden Prabowo Resmikan Museum Marsinah: Jadikan Tempat Wisata Edukasi di Kota Angin
Karen Wibi• Sabtu, 16 Mei 2026 | 13:14 WIB
Presiden Prabowo Subianto meresmikan Museum Marsinah dan Rumah Singgah di Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk. (Foto: Karen Wibi/JPRK
RADARNGANJUK.JAWAPOS.COM- Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi mendampingi Presiden Republik Indonesia (RI) meresmikan Museum Ibu Marsinah dan Rumah Singgah hingga Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) pada Sabtu (16/5).
Kedatangan Prabowo bersama rombongan ke Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk ini yang pertama. Sekitar Dua jam berselang, rombongan langsung meluncur ke Kecamatan Kertosono.
Di sana Prabowo meresmikan KDMP se-Indonesia yang terpusat di Desa Nglawak. Total ada 1.061 KDMP yang saat itu diresmikan secara bebarengan.
“Alhamdulillah peresmian Museum Ibu Marsinah dan Rumah Singgah lalu KDMP se-Indonesia dapat berjalan dengan lancar,” ujar Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi.
Orang nomor satu di Kabupaten Nganjuk itu menjelaskan, peresmian Museum Marsinah adalah bentuk kepedulian negara terhadap pahlawan nasional dari buruh. Pria yang akrab disapa Kang Marhaen itu berjanji, setelah diresmikan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nganjuk akan aktif dalam menjaga museum yang berada tepat di samping rumah milik Marsinah itu.
Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi bersama Marsini, Kakak Marsinah di lokasi peresmian Museum Marsinah pada Sabtu (16/5/2026). (Foto: Karen Wibi)
Tidak hanya itu, Marhaen juga mengatakan Desa Nglundo akan dijadikan tempat wisata edukatif. Dengan total ada tiga tempat yang bisa dikunjungi oleh wisatawan. Yakni Makam Marsinah, Patung Marsinah, lalu Museum Marsinah.
“Ini adalah bentuk ikhtiar kami agar perjuangan Marsinah dapat terus dilestarikan. Dapat terus dikenalkan ke masyarakat Nganjuk dan luar Nganjuk,” tambahnya.
Lebih lanjut, Kang Marhaen mengatakan, masyarakat Nganjuk harus meneladani sifat-sifat milik Marsinah. Salah satunya yakni sifat yang mau menolong masyarakat kecil. “Semoga kenangan dan perjuangan Marsinah tetap hidup di dalam hati kita semua,” tandasnya.
Sementara itu, Presiden Prabowo mengatakan, Desa Nglundo bisa menjadi tempat wisata edukasi. Dengan magnet utamanya yakni Marsinah. Harapannya, dengan wisata edukasi tersebut, masyarakat dapat terus mengingat perjuangan yang dilakukan Marsinah. “Seluruh masyarakat Indonesia harus meneladani perjuangan Marsinah,” ujarnya.