RADARNGANJUK.JAWAPOS.COM – Dinas Pertanian Kabupaten Nganjuk terus menunjukkan komitmennya dalam melakukan terobosan guna mendukung program swasembada pangan nasional. Setelah sukses menggenjot produktivitas lewat program penanaman kedelai di Kota Angin, kini Dinas Pertanian Nganjuk siap menggelar event besar: Pameran Peternakan Kabupaten Nganjuk.
Gelaran ini akan dilaksanakan pada Minggu, 24 Mei di Lapangan GOR Bung Karno, Kelurahan Begadung, Nganjuk. Event ini diharapkan menjadi wadah strategis untuk memperkuat sektor peternakan lokal dari hulu ke hilir.
Baca Juga: Dinas Pertanian Kabupaten Nganjuk Gelar Gerakan Pengendalian OPT Serentak
Kolaborasi Lintas Sektor: Dari Peternak hingga Sekolah Kejuruan
Menariknya, pameran peternakan kali ini tidak hanya menjadi panggung bagi perusahaan besar dan paguyuban peternak semata. Dinas Pertanian Nganjuk juga menggandeng Unit Pelaksana Teknis Pusat Kesehatan Hewan (UPT Puskeswan) serta sejumlah sekolah kejuruan (SMK) yang ada di Nganjuk.
Kolaborasi ini sengaja dibentuk untuk menciptakan ekosistem peternakan yang edukatif, inovatif, dan inklusif bagi masyarakat luas.
Baca Juga: DPRD Nganjuk Dukung Kemajuan Pertanian Kedelai di Kota Angin
Kejar Target Ketahanan Pangan dan Protein Hewani
Kepala Dinas Pertanian Nganjuk, Ida Shobihatin, melalui Kepala Bidang (Kabid) Peternakan dan Kesehatan Hewan, drh. Ery Cahyono, menjelaskan bahwa esensi utama dari kegiatan ini adalah menyukseskan program pemerintah pusat dalam mencapai swasembada pangan.
"Utamanya adalah untuk memenuhi kebutuhan protein hewani masyarakat, seperti daging sapi, daging ayam, dan telur," ujar drh. Ery Cahyono.
Lewat pameran ini, pihak dinas berharap peternak rakyat bisa semakin kuat dan mandiri. Dengan demikian, tiga komoditas pokok utama untuk ketahanan pangan hewani—yakni daging sapi, daging ayam, dan telur ayam—bisa terpenuhi secara mandiri dari hasil bumi Nganjuk sendiri.
Baca Juga: One Day Promotion Pupuk Kaltim, Pertegas Komitmen Dorong Produktivitas Pertanian Nasional
3 Fokus Utama Pemerintah untuk Kesejahteraan Peternak Lokal
Untuk memastikan sektor peternakan ini berkelanjutan, pemerintah telah menggencarkan berbagai program strategis yang berpihak pada kesejahteraan rakyat. Berikut adalah tiga poin utama yang menjadi fokus dalam pengembangannya:
Peratama adalah penguatan peternak rakyat. Menjadikan peternak lokal sebagai aktor utama bisnis peternakan. Melalui regulasi Undang-Undang Peternakan dan Kesehatan Hewan (UU PKH), pemerintah memastikan iklim bisnis peternakan berpihak pada peternak tradisional/rakyat.
Baca Juga: Tertarik Ternak Kambing? Kenali Dulu Ciri Kambing Sehat dan Bibit Unggulnya!
Kemudian yang kedua adalah penyerapan hasil produksi lokal. Pemerintah mendorong agar hasil produksi ternak lokal diserap secara maksimal untuk menyuplai berbagai program prioritas pemerintah.
Terakhir adalah regenerasi SDM dan modernisasi. Meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan mendorong peran generasi muda (milenial dan Gen Z) agar tertarik terjun ke sektor peternakan. Tujuannya agar pengelolaan peternakan ke depan menjadi jauh lebih modern, digital, dan efisien.
Baca Juga: Panduan Praktis Ternak Kambing bagi Pemula, Dijamin Cuan pas Idul Adha
Bagi warga Nganjuk yang ingin melihat langsung inovasi peternakan, berkonsultasi mengenai kesehatan hewan, atau berburu produk peternakan berkualitas tinggi, pastikan untuk hadir di Lapangan GOR Bung Karno akhir pekan ini!