Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Ekonomi & Bisnis Lifestyle Seni & Budaya Opini Khazanah

Nganjuk Byar Pet Bergantian

Novanda Nirwana • Selasa, 23 Juni 2026 | 16:39 WIB
Nganjuk Byar Pet Bergantian 
 ANDALKAN LILIN: Nafeeza, anak di Kecamatan Nganjuk belajar dengan diterangi lilin karena listrik padam bergantian

 

PLN Menyebutkan Ada Gangguan Dua Pembangkit Listrik 

NGANJUK, JP Radar Nganjuk–  Warga Kabupaten Nganjuk merasakan 'byar pet' bergantian. Hal ini karena pemadaman listrik yang terjadi setiap hari merata di sejumlah wilayah Kabupaten Nganjuk secara bergantian. 

Imam Nurdin, warga Nganjuk mengatakan, pemadaman listrik beberapa kali terjadi dalam beberapa waktu terakhir. Kondisi tersebut sangat mengganggu aktivitas, terutama ketika terjadi pada jam kerja. “Sering mati tiba-tiba, tidak ada pemberitahuan sebelumnya. Kalau memang ada pemadaman terjadwal seharusnya diberi informasi agar masyarakat bisa bersiap,” ujarnya.

Menurutnya, pemadaman listrik justru terjadi di waktu-waktu penting ketika masyarakat sedang menjalankan aktivitas. Mulai dari pekerjaan yang membutuhkan listrik hingga kegiatan rumah tangga. “Saat jam kerja juga  mati lampu. Apalagi sekarang banyak aktivitas yang bergantung pada listrik,” keluhnya.

Imam menyebut gangguan listrik tersebut tidak hanya dirasakan di wilayah Nganjuk. Sejumlah daerah sekitar, termasuk Kediri, juga mengalami kondisi serupa. “Bukan hanya di Nganjuk, di Kediri juga ada yang mengalami  listrik mati,” imbuhnya.

Sementara itu, Manager PT PLN (Persero) UP3 Mojokerto Firman Raharja menyampaikan kondisi sistem kelistrikan saat ini masih beroperasi dan terkendali dengan baik. Namun, PLN melakukan manajemen beban secara terbatas dan terukur di sejumlah wilayah Kabupaten Nganjuk. “Langkah tersebut dilakukan karena adanya kendala teknis operasional pembangkit,” ujar Firman.

Selain itu, terdapat dua unit pembangkit besar yang mengalami gangguan sehingga sementara tidak beroperasi dan berdampak pada penurunan kemampuan sistem pasokan listrik. “PLN terus bekerja sama melakukan percepatan pemulihan, mengoptimalkan pasokan dari pembangkit lain, serta melakukan pengaturan operasi sistem guna menjaga keseimbangan pasokan dan kebutuhan listrik,” katanya. 

Menurut Firman, pengaturan tersebut dilakukan untuk menjaga keandalan pasokan listrik sekaligus meminimalkan dampak yang dirasakan pelanggan.

PLN juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami masyarakat. Manajemen beban tersebut bersifat sementara dan akan dihentikan secara bertahap setelah kondisi pasokan sistem kembali membaik. “Kami terus melakukan upaya agar kondisi kelistrikan kembali normal dan pasokan kepada pelanggan dapat terpenuhi secara optimal,” pungkasnya. (nov/tyo)

Editor : rekian
#listrik padam #mati lampu #pemadaman #gelap #pln