NGANJUK, JP Radar Nganjuk - Warga yang setiap hari melintasi ruas Jalan Sukomoro–Kecubung masih harus bersabar. Hingga Kamis (25/6), proyek perbaikan jalan yang menghubungkan Kecamatan Sukomoro dan Kecamatan Pace itu baru mencapai progres 69,66 persen. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nganjuk menargetkan pekerjaan selesai pada akhir Juli 2026 sehingga jalan dapat kembali difungsikan pada awal Agustus.
Progres Perbaikan Jalan Masih Menyisakan Sekitar 30 Persen
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Nganjuk, Ony Supriyono, mengatakan progres pengerjaan saat ini telah sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.
"Perbaikan masih kurang sekitar 30 persen lagi," ujarnya kepada JP Radar Nganjuk.
Meski belum selesai, Ony memastikan pelaksanaan proyek yang dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Nganjuk Tahun 2026 masih berjalan sesuai target. Jika tidak ada kendala, pekerjaan akan rampung pada akhir Juli dan ruas jalan sudah bisa dilalui masyarakat pada awal Agustus.
Sejumlah Ruas Sudah Selesai, Namun Masih Ditutup
Berdasarkan pantauan di lapangan, sebagian ruas Jalan Sukomoro–Kecubung telah selesai dicor maupun diaspal. Namun, akses menuju ruas tersebut masih ditutup menggunakan pembatas jalan.
Penutupan dilakukan untuk menjaga kualitas konstruksi sekaligus menghindari kerusakan sebelum proses pengerjaan selesai sepenuhnya.
Meski demikian, masih ditemukan sejumlah pengendara, terutama pengguna sepeda motor, yang nekat menerobos pembatas karena ingin menghemat waktu perjalanan tanpa harus memutar melalui jalur lain.
"Kami mengimbau kepada masyarakat untuk bersabar sedikit lagi. Perbaikan jalan akan segera rampung," tambah Ony.
Proyek Senilai Rp3,96 Miliar
Perbaikan Jalan Sukomoro–Kecubung merupakan salah satu proyek infrastruktur yang mendapat alokasi anggaran cukup besar dari Pemkab Nganjuk, yakni mencapai Rp3,96 miliar.
Dana tersebut digunakan untuk memperbaiki ruas jalan sepanjang 1,67 kilometer, dengan rincian:
- Jalan beton sepanjang 986 meter.
- Jalan Asphalt Concrete-Wearing Course (AC-WC) sepanjang 691 meter.
Pengerjaan proyek dilaksanakan oleh CV Bangun Maju Karya.
Perbaikan Dilakukan Menjawab Keluhan Warga
Perbaikan jalan ini merupakan tindak lanjut atas keluhan masyarakat yang selama bertahun-tahun mengeluhkan kondisi ruas Sukomoro–Kecubung.
Sebelum diperbaiki, jalan tersebut mengalami kerusakan cukup parah. Permukaan jalan dipenuhi lubang, bergelombang, dan kerap membahayakan pengguna jalan, terutama saat musim hujan maupun pada malam hari.
Dengan selesainya proyek ini nanti, akses yang menghubungkan Kecamatan Sukomoro dan Kecamatan Pace diharapkan menjadi lebih aman, nyaman, serta mampu memperlancar mobilitas masyarakat maupun distribusi barang dan hasil usaha warga.(wib/tyo)
Editor : Miko